Sambut Pemudik Nataru, Hutama Karya Tingkatkan SPM hingga Antisipasi Kepadatan di Jalan Tol

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 28 November 2023 | 14:30 WIB
Sambut Pemudik Nataru, Hutama Karya Tingkatkan SPM hingga Antisipasi Kepadatan di Jalan Tol. (DOK.PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya))
Sambut Pemudik Nataru, Hutama Karya Tingkatkan SPM hingga Antisipasi Kepadatan di Jalan Tol. (DOK.PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya))

Kabar BUMN – Sambut momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) siap melayani pemudik yang ingin berlibur via jalur darat di sepanjang 589 Km ruas tol, baik Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) maupun JORR-S dan Akses Tanjung Priok (ATP).

Tahun ini, Hutama Karya memprediksi lonjakan lalu lintas di JTTS akan meningkat hingga 24% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Dari semula 990.000 menjadi 1.230.000 kendaraan, dengan puncak arus mudik akan dimulai pada H-2 perayaan Natal yaitu tanggal 23 Desember 2023 dan puncak arus balik diperkirakan dimulai pada tanggal 30 Desember 2023.

Baca Juga: Jasa Marga Raih Predikat Juara 1 Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Ajang Annual Report Award 2022

Dikutip dari Kontan.co.id pada Selasa (21/11), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa jalan tol yang telah beroperasi saat ini siap untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) mendatang.

"Selain jalan tol yang telah beroperasi, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (71 km), Tol Bangkinang-Tanjung Alai (25 km), dan Tol Binjai-Langsa Seksi Kuala Bingai-Tanjung Pura (19 km) juga akan dioperasikan secara fungsional selama libur Nataru," tutur Basuki.

Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa dari sisi pelayanan, Hutama Karya telah menyiapkan berbagai strategi anti-macet.

Baca Juga: 50 Menit dari Pusat Kota Malang, Ada Destinasi Wisata Keluarga yang Punya Pemandangan Pegunungan Ala Swiss

Stratego-strategi tersebut diantaranya menyediakan 64 unit alat mobile reader dan top-up asongan untuk mempercepat transaksi serta penerapan sistem holding di rest area di Tol Terpeka dan Permai apabila lonjakan semakin padat, menyiagakan 2.576 personil dan 289 unit armada siaga, hingga optimalisasi rest area yang terdiri dari:

- 9 (sembilan) rest area permanen di Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung) dengan kapasitas daya tampung 1.352 kendaraan,

- 6 (enam) rest area sementara di Tol Pekanbaru - Dumai dan 2 (dua) di Tol Indralaya - Prabumulih dengan kapasitas daya tampung masing-masing 345 kendaraan; serta

Baca Juga: Senjata dan Munisi Produksi PT Pindad Dukung TNI AD Raih Juara Umum di Ajang Tembak Internasional

- 8 (delapan) rest area fungsional diantaranya 2 (dua) di Tol Palembang - Indralaya dengan kapasitas 60 kendaraan, 2 (dua) di Tol Pekanbaru – Bangkinang dengan daya tampung 226 kendaraan, 2 (dua) di Tol Indrapura - Kisaran dengan kapasitas 390 kendaraan, dan 2 (dua) di Tol Binjai - Langsa dengan kapasitas 60 kendaraan.

“Rest area permanen maupun fungsional didukung dengan fasilitas yang lengkap seperti tempat makan dengan tenant yang beragam, toilet yang bersih, layanan bengkel hingga terjaminnya penyediaan semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero), dimana rest area sementara juga telah dilengkapi dengan SPBU modular. Khusus di rest area Tol Terpeka KM 234 Jalur A sudah dilengkapi dengan ruang laktasi dan ladies parking, sehingga pengguna jalan tol utamanya ibu menyusui tidak perlu khawatir karena sudah ada tempat yang dikhususkan,” tegas Tjahjo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini