Kembali Berpartisipasi, Produk Kerajinan UMK Binaan PLN Dibanjiri Peminat di INACRAFT 2024

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 Maret 2024 | 15:00 WIB
Antusiasme pengunjung pada booth PLN di gelaran INACRAFT 2024 yang menampilkan produk-produk unggulan dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN. (DOK.PT PLN (Persero))
Antusiasme pengunjung pada booth PLN di gelaran INACRAFT 2024 yang menampilkan produk-produk unggulan dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) kembali berpartisipasi dalam gelaran Internasional Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2024.

Produk kerajinan terbaik khas daerah masing-masing dari 51 perwakilan Usaha Mikro Kecil (UMK) Binaan PLN dibanjiri peminat.

Pegiat UMK Binaan PLN di Rumah BUMN Nabire, Elizabeth Ayer mengungkapkan, dukungan PLN memungkinkan pihaknya bisa memperluas pemasaran produk kerajinan yang sebelumnya terbatas di Papua Tengah.

Baca Juga: Genap Berusia 46 tahun, Jasa Marga Terus Berikan Kontribusi Berkelanjutan Untuk Negeri

Hadir bersama 4 UMK lain dari Papua, Elizabeth membawa produk-produk kerajinan khas Papua seperti baju kulit kayu, noken, maltosa hingga tifa.

Dalam keikutsertaan kedua pada gelaran INACRAFT ini, Elizabeth berharap produk kerajinan asal Papua bisa semakin dikenal dan meningkat penjualannya. Mengingat pada tahun lalu seluruh produknya ludes terjual di INACRAFT dan bahkan memperoleh pesanan dari luar negeri.

“Saya dari Papua datang ke Jakarta tidak sia-sia, karena hasil karya yang saya bawa dari Papua semuanya sudah laku semua. Dari INACRAFT ini saya juga bisa dapat pesanan-pesanan dari luar negeri juga,” tutur Elizabeth.

Baca Juga: Festival Pesona Bau Nyale 2024: Mempersembahkan Keindahan Budaya Sasak di The Mandalika

Pegiat UMK binaan PLN dengan merek Girl's Accessories di Rumah BUMN Jakarta Raya, Gina mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur mendapat dukungan PLN sehingga bisa mengikuti INACRAFT 2024.

Meski baru pertama kali mengikuti INACRAFT, dia sangat senang karena produknya langsung mendapat penjualan di hari pertama.

“Tadi lumayan tuh, banyak ramai. Udah lumayan banyak yang datang. Sudah mulai ada penjualan juga,” ucap Gina.

Baca Juga: Pantai Pasir Putih di Banyuwangi yang Masih Sepi Pengunjung, Pantai Wedi Ireng Punya Surga Bawah Laut yang Memukau

Salah satu pengunjung, Hetifa mengatakan, INACRAFT menjadi event yang ia tunggu setiap tahunnya karena dapat melihat perkembangan karya-karya anak bangsa dari berbagai daerah.

Pada kesempatan ini, Hetifa bahkan langsung membeli tas kulit batang anggrek dari UMK binaan PLN di Rumah BUMN Nabire.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini