Perkuat Fondasi Digital untuk Transisi Energi dengan Kembangkan Joint Innovation Center, PLN Libatkan Huawei

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 29 April 2024 | 17:30 WIB
Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan VP & CEO Digitalisasi Tenaga Listrik Huawei HQ David Su menegaskan komitmen kolaborasi pengembangan teknologi kelistrikan dalam mewujudkan transisi energi. (DOK.PT PLN (Persero))
Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan VP & CEO Digitalisasi Tenaga Listrik Huawei HQ David Su menegaskan komitmen kolaborasi pengembangan teknologi kelistrikan dalam mewujudkan transisi energi. (DOK.PT PLN (Persero))

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) menggandeng PT Huawei Tech Investment untuk proyek kolaborasi Joint Innovation Center (JIC), yang akan menjadi salah satu fondasi pengembangan teknologi ketenagalistrikan baru di bidang ICT.

Hal itu menjadi wujud komitmen PLN dalam melakukan transformasi perusahaan berbasis digital dan pengembangan teknologi sistem kelistrikan seiring dengan langkah transisi energi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengapresiasi kemajuan dan inovasi yang dilakukan JIC dalam merespons kebutuhan digitalisasi yang dihadapi PLN semenjak peresmiannya pada November 2023 lalu.

Baca Juga: Impresif, Lanjutkan Tren, Bank Raya Kembali Torehkan Pertumbuhan Laba Double Digit di Triwulan 1 Tahun 2024

Dirinya memandang kerja sama ini menjadi tonggak sejarah bagaimana komunitas global bersatu memerangi krisis perubahan iklim.

“JIC ini dimaksudkan untuk memetakan setiap tantangan teknis, strategis, operasional dan juga investasi," ujar Darmawan pada acara JIC Milestone Ceremony, di Jakarta Selatan, Kamis (25/04).

Dengan cara demikian, lanjut dia, setiap tantangan dapat diatasi, dapat dimitigasi, dan dapat dikelola agar kita bisa terus maju dan mencapai misi transisi energi.

Baca Juga: Kripala Dekso, Resto Khas Jogja yang Sajikan Beragam Menu Tradisional dengan View Alam, Ada Spot Pinggir Sungai yang Syahdu!

Darmawan menjabarkan, sejak dibentuk 5 bulan lalu, JIC telah memberikan kontribusi yang signifikan dengan keberhasilan beberapa pilot project, antara lain teknologi IoT dalam jaringan distribusi yang disebut Intelligence Distribution Solution (IDS) dipadukan dengan One Fiber Multi-Services (1FMS).

Ke depannya, JIC juga akan melakukan pengembangan smart inspection jaringan transmisi, operasi jaringan digital, peningkatan SDM yang menguasai teknologi terbaru.

Lebih lanjut Darmawan mengungkapkan, keberadaan JIC juga akan mendukung skema Accelerated Renewable Energy Development (ARED) dalam rangka mempercepat transisi energi.

Baca Juga: Impresif, Lanjutkan Tren, Bank Raya Kembali Torehkan Pertumbuhan Laba Double Digit di Triwulan 1 Tahun 2024

Melalui ARED, PLN membangun sistem kelistrikan andal yang dilengkapi smart grid untuk mengintegrasikan sistem pembangkitan, transmisi, distribusi dan layanan pelanggan.

“Dengan smart grid, kami dapat menyelaraskan pengoperasian sistem penyimpanan energi dalam bentuk baterai sebagai base-load untuk menyiasati tantangan intermitensi energi baru terbarukan (EBT)."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini