Terobos Medan Sulit, PLN Sukses Alirkan Listrik 24 Jam untuk Lima Kampung di Keerom, Papua

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 9 Mei 2024 | 16:30 WIB
Seremoni penyalaan 5 (lima) kampung secara serentak oleh Bupati Keerom, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, dan jajarannya. (Dok. PLN)
Seremoni penyalaan 5 (lima) kampung secara serentak oleh Bupati Keerom, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, dan jajarannya. (Dok. PLN)

Kabar BUMN - Kabar gembira datang dari Kabupaten Keerom, Papua. Lima kampung di wilayah tersebut, yaitu Kampung Banda, Kampung Pund, Kampung Ampas, Kampung Skofro, dan Kampung Uskuwar, kini telah tersinari listrik PLN selama 24 jam.

Kehadiran listrik di wilayah yang sebelumnya terpencil ini menjadi bukti komitmen pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di daerah terdepan seperti Keerom.

Sebelumnya, masyarakat di lima kampung tersebut harus hidup tanpa penerangan di malam hari dan menuju kelima kampung itu harus melewati akses yang menantang selama kurang lebih 3,5 jam dari Kota Jayapura. 

Baca Juga: DAMRI Hadirkan Angkutan Perintis di Samarinda dengan Tarif Mulai Rp25 Ribu, Berikut Rute serta Jadwal Lengkapnya

Upaya PLN untuk menghadirkan listrik di lima kampung ini bukan tanpa rintangan. Medan yang menantang dan akses yang sulit menjadi salah satu hambatan terbesar. Tim PLN harus berjibaku menerobos medan terjal untuk menerangi rumah-rumah warga di lima kampung tersebut.

Salah seorang perwakilan masyarakat Kampung Banda, Alex May (50) menyampaikan bahwa masyarakat sudah lama mendambakan penerangan yang layak pada malam hari.

Sebelumnya, untuk penerangan masyarakat menggunakan pelita atau obor setiap malamnya agar tetap bisa melakukan aktivitas.

Masyarakat bahkan harus mengeluarkan uang pribadi untuk membeli minyak tanah demi bisa menikmati penerangan di malam hari.

Baca Juga: Lowongan Magang dengan Deadline 13 Mei 2024, PT Kawasan Industri Medan Buka Dua Posisi untuk Penempatan di Deli Serdang, Sumatera Utara

Salah seorang warga Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom kini bisa menikmati fasilitas listrik untuk penerangan di rumahnya. (Dok. PLN)

“Kalau beli minyak tanah Rp 10ribu per liter dan setiap rumah membutuhkan 5-7 liter untuk kurang lebih pemakaian satu bulan. Kami berharap lampu dapat hadir pada semua rumah," ujar Alex.

"Ini tentunya bisa membantu proses belajar karena anak-anak kami butuh hal itu untuk belajar. Kami juga bisa pakai untuk membuat bangku atau meja jika ada setrum dan tentunya bisa menambah penghasilan,” ujar Alex.

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengapresiasi langkah PLN dan seluruh pihak yang telah membantu untuk mewujudkan ketersediaan listrik di wilayahnya.

Menurutnya, Pemerintah bersama PLN terus bersinergi dalam mengambil langkah-langkah untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan yang memadai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini