Ekspansi Agresif, Bisnis Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Diproyeksi Terus Tumbuh Stabil

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 17 Juli 2024 | 07:30 WIB
Performa PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) diproyeksi terus tumbuh stabil. (DOK.PGEO)
Performa PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) diproyeksi terus tumbuh stabil. (DOK.PGEO)

Kabar BUMN – Performa bisnis PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) diproyeksikan menunjukkan kinerja yang positif, terutama sebagai emiten dan pemain utama dalam sektor energi baru dan terbarukan.

Riset OCBC Sekuritas Indonesia menyebut bahwa bisnis PGEO memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu emiten terdepan di sektor energi hijau.

Dengan rencana ekspansi yang agresif, disertai dengan dukungan pemerintah Indonesia dalam memajukan energi baru dan terbarukan, bisnis PGEO diprediksi akan terus tumbuh stabil di masa depan.

Baca Juga: Kota-kota Cantik di Thailand Bukan hanya Bangkok, Berikut Kami Berikan Rekomendasi Beberapa Diantaranya

PGEO saat ini memiliki kapasitas terpasang hingga 672 MW dan berencana untuk mencapai 1 GW dalam dua tahun ke depan.

Lebih lanjut, PGEO berencana untuk meningkatkan kapasitas pertumbuhannya melalui pasar global dan pendekatan merger and acquisition (M&A).

“Dengan ekspansi yang agresif ini, PGEO dapat mengkapitalisasi peningkatan permintaan terhadap energi terbarukan dan mengalami peningkatan pendapatan ke depannya,” tulis Analis Ekuitas OCBC Sekuritas Kevin Jonathan Panjaitan dalam Equity Research yang dirilis 10 Juli 2024 tersebut.

Baca Juga: Telkomsat Perkuat Komitmen Penyediaa Layanan Satelit Terbaik dalam Peringatan Hari Satelit Palapa

OCBC Sekuritas juga menyoroti posisi PGEO sebagai bagian dari Pertamina Group yang membuat emiten tersebut tidak akan mengalami kesulitan mendapatkan lowcost funding, terutama dengan fokus Pertamina mengembangkan energi terbarukan.

Salah satunya adalah penerbitan green bond Pertamina yang terdaftar di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST) yang mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 8,25 kali.

PGEO juga diprediksi akan terus mencetak pertumbuhan pendapatan yang stabil yang berimbas pada dividen yang lebih stabil ke depannya.

Baca Juga: Anak Usaha PT Timah, PT DAK Luncurkan Kapal Tongkang Pesanan PT Bukit Prima Bahari

Hal ini didukung oleh kontrak jangka panjang dengan skema take-or-pay dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Selain itu, tarif penjualan uap akan meningkat secara stabil di 2.0%, dan tarif penjualan listrik akan meningkat berdasarkan United States Consumer Price Index (US CPI).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini