Kabar BUMN - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong terus memperkuat inisiatif perlindungan lingkungan dengan menjamin kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah kerjanya.
Salah satu inisiatif tersebut adalah kolaborasi antara PGE Area Lahendong, Pemerintah Kota Tomohon, Balai KSDA Sulawesi Utara, dan Yayasan Masarang melalui Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki.
Kolaborasi ini diwujudkan dengan penambahan fasilitas dan wadah edukasi di Pusat Rehabilitasi Monyet Yaki (PRMY) Gunung Masarang, yang bertujuan mendukung proses rehabilitasi dan keberlanjutan hidup monyet Yaki di habitat aslinya.
Baca Juga: Pantai Taman Manalusu, Wisata Pantai Garut Selatan yang Belum Dikenal Banyak Orang
General Manager PGE Area Lahendong, Albertus Novi Purwono, menyampaikan bahwa kolaborasi ini melanjutkan upaya konservasi monyet Yaki yang telah dilakukan Perusahaan sejak tahun 2020.
“Melindungi spesies monyet Yaki, sebagai bagian penting dari kekayaan alam di Indonesia, merupakan insiatif kami dalam menjaga kelestarian alam dan ekosistem di dalamnya,” kata Albertus Novi Purwono.
PGE Area Lahendong aktif bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya konservasi ini, seperti sebelumnya dengan Yayasan Masarang dan pemerintah provinsi, dalam hal ini melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Utara.
Kolaborasi ini berhasil menyediakan konservasi terhadap 18 ekor monyet Yaki, yang mana delapan (8) ekor telah dilepas liarkan ke kawasan konservasi Taman Wisata Alam Gunung Ambang pada tahun 2023.
Monyet Yaki (Macaca nigra) merupakan salah satu satwa endemik Sulawesi Utara yang mengalami eksploitasi berlebih oleh manusia dalam bentuk perdagangan, perburuan, dan dikonsumsi.
Lebih jauh, habitatnya semakin berkurang akibat pembukaan hutan dan alih fungsi lahan untuk pemukiman dan kegiatan ekonomi manusia, yang memperkuat spesies ini semakin terancam.
Menurut klasifikasi International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), monyet Yaki termasuk sebagai satwa dengan status “critically endangered (terancam secara kritis).”
Menyambut kolaborasi ini, Perusahaan akan terus berkomitmen dalam melestarikan lingkungan, terutama dalam menjalankan prinsip Environment dalam Environment, Social, and Governance (ESG).
Artikel Terkait
PGE dan PLN IP Percepat Transisi Energi dan Optimalkan Pemanfaatan Panas Bumi
PGE Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Investor Day 2024
PGE Gaet Elnusa, PertaMC dan PGAS Solution untuk Mewujudkan Transisi Energi Bersih
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong Raih Penghargaan di International CSR Excellence Awards 2024
Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di BISRA, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Tunjukkan Capaian dan Inovasi di Bidang CSR