Operasikan 225 Unit Kapal, ASDP Kukuhkan Diri sebagai Perusahaan Penyeberangan Terbesar di Dunia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 31 Juli 2024 | 10:30 WIB
Operasikan 225 unit kapal, ASDP kukuhkan diri sebagai perusahaan penyeberangan terbesar di dunia. (Dok. ASDP Indonesia Ferry)
Operasikan 225 unit kapal, ASDP kukuhkan diri sebagai perusahaan penyeberangan terbesar di dunia. (Dok. ASDP Indonesia Ferry)

Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi perusahaan pelayaran penyeberangan terbesar di dunia dengan mengoperasikan 225 unit kapal laik laut yang melayani lebih dari 290 rute penyeberangan di seluruh Tanah Air.

Dari jumlah rute penyeberangan tersebut, sebanyak 70% di antaranya adalah rute perintis yang memperkuat layanan konektivitas hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

Adapun 30% sisanya merupakan rute komersial yang menopang lintasan perintis agar tetap berjalan dengan baik.

Baca Juga: ASDP Layani Lebih dari 948 Ribu Penumpang dan 3,6 Juta Kendaraan di Semester I-2024, Kendaraan Roda Empat dan Truk Logistik Mendominasi

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan, dengan jumlah armada tersebut ASDP telah mampu mewujudkan slogan We Bridge The Nation atau menjadi jembatan nusantara yang menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Shelvy mengungkapkan, “Kami terus melakukan berbagai upaya penambahan kapal dan rute hingga pelosok Tanah Air untuk mengukuhkan diri menjadi perusahaan negara penyedia jasa penyeberangan terbesar di Tanah Air, bahkan di dunia.”

“Kami terus meningkatkan pelayanan dengan menambah kapal agar ASDP selalu mampu menjadi yang terdepan dalam melayani masyarakat,” kata Shelvy.

Baca Juga: Sambut Asian Road Racing Championship 2024, ASDP Bidik Peningkatan 10% Trafik Penumpang

Sesuai dengan laporan kinerja semester I/2024, ASDP mencatatkan pencapaian signifikan dengan melayani 5,89 juta penumpang dan 11,42 juta kendaraan, berkat implementasi digitalisasi di 37 pelabuhan seluruh Indonesia.

Digitalisasi berdampak positif pada efisiensi bisnis ASDP. Dengan meningkatnya produksi pengguna jasa, ASDP mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp2,560 triliun pada semester I-2024, meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba yang dibukukan juga mencapai Rp356 miliar, menunjukkan efektivitas dari berbagai inovasi digital yang diterapkan.

Baca Juga: Bertambah Satu Rute Lagi, ASDP Telah Meluncurkan Sistem Pembelian Tiket Ferry Online di Rute Bira-Pamatata

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sempat memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja ASDP yang telah berupaya menjadi operator armada penyeberangan terbesar.

Sebagai negara kepulauan, Erick menilai peningkatan fasilitas dan pelayanan dari industri perkapalan, pelabuhan, maupun penyeberangan, merupakan sebuah keharusan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini