Pengelolaan Efisien FABA PLTU, PLN Gunakan 1,5 Juta Ton di Semester I 2024

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 3 Agustus 2024 | 15:45 WIB
Fly Ash Bottom Ash (FABA) hasil pembakaran batu bara di PLTU PLN yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan konstruksi bahan bangunan. (DOK.PLN)
Fly Ash Bottom Ash (FABA) hasil pembakaran batu bara di PLTU PLN yang dimanfaatkan sebagai bahan campuran pembuatan konstruksi bahan bangunan. (DOK.PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) berhasil memanfaatkan 1.450.840 ton Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau abu sisa proses pembakaran batu bara pada Semester I 2024.

FABA tersebut dimanfaatkan pada 47 unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang tersebar di seluruh tanah air.

 

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan langkah pemanfaatan FABA ini merupakan wujud dari penerapan prinsip Enviroment, Sustainability and Governance (ESG).

Baca Juga: Malam Mingguan di Malang, Berikut Rekomendasi Tempat-tempat Paling Asyik untuk Nongkrong Bareng Kawan

Ia berharap, pemanfaatan FABA bisa lebih luas, tak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat.

“Melalui FABA, kehadiran pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik, tetapi juga mampu sebagai bahan dasar yang menjaga dan melestarikan lingkungan serta menggerakkan roda ekonomi di masyarakat,” jelas Darmawan.

Kini, FABA dapat dimanfaatkan untuk beragam manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Bank BTN Kembali Buka Loker Jalur Officer Development Program, Simak Cara Daftar dan Kualifikasi Lengkapnya

Adapun FABA dimanfaatkan menjadi subgrade stabilisasi timbunan pilihan, subtitusi bahan baku semen, Ready Mix , material pencegah air asam tambang, paving, pembuatan batako, kansteen, U Ditch, pupuk, tetrapod, jalan beton, media tanam dan lainnya.

”FABA itu dulunya dipandang sebagai limbah yang tidak ada nilai ekonominya.

"Tapi kini PLN berhasil melakukan inovasi dan mengubahnya menjadi produk yang kaya akan manfaat dalam menunjang pembangunan infrastruktur nasional,” ujar Darmawan.

Baca Juga: Komitmen Terapkan Aspek ESG, Hutama Karya Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Beberapa pemanfaatan FABA kata Darmawan, di antaranya, mampu meningkatkan kebasaan (pH) tanah, mencegah abrasi di daerah pesisir pantai, menjadi pupuk tanaman, bahan campuran beton, bahan pengeras jalan, hingga pembuatan batako yang kini digunakan untuk pembangunan gardu distribusi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini