Kabar BUMN – Kapal penampung produksi minyak Arco Ardjuna memasuki usia pensiun di bulan Agustus 2024 ini.
Kapal ini telah dioperasikan selama lebih dari setengah abad oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina.
Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa.
Baca Juga: Sabet 6 Penghargaan ENSIA 2024, PEP Sukowati dan PHE WMO Genjot Inovasi Lingkungan dan Sosial
Kapal ini merupakan fasilitas penampung produksi minyak terapung lepas pantai pertama di Indonesia dan tertua yang masih beroperasi di dunia.
FSO Arco Ardjuna difungsikan sebagai fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyalur minyak mentah untuk sebelum kemudian dikirim diangkut ke tanker ekspor untuk dapat ke lokasi diproses di kilang pengolahan minyak mentah untuk diproses.
Di bangun oleh Mitsubitshi Heavy Industry, Jepang, dan mulai beroperasi pada tahun 1972, FSO Arco Ardjuna tak hanya menjadi tulang punggung produksi minyak di lapangan lepas pantai PHE ONWJ, tetapi juga merupakan simbol keandalan teknologi.
Baca Juga: Sejalan dengan SDG’s, PHE NSO dan PEP Lirik Field Raih Penghargaan TJSL & CSR Award 2024
Dengan kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel, FSO Arco Ardjuna ini telah berjasa memberikan berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.
Setelah beroperasi selama 52 tahun, PHE ONWJ akan mengganti FSO Arco Ardjuna dengan fasilitas penampungan baru yang lebih andal, efisien dan modern.
Meskipun demikian, warisan yang ditinggalkan oleh FSO legendaris ini akan selalu dikenang.
Baca Juga: Penerapan ESG dan SDGs yang Unggul, CEO PHE Diganjar Penghargaan Indonesia's Top Green Leaders 2024
Manajemen PHE ONWJ menyatakan bahwa penggantian fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan untuk terus meningkatkan keandalan dan keselamatan operasi dan lingkungan, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri minyak dan gas saat ini.
General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, mengatakan, FSO Arco Ardjuna akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah industri minyak dan gas di Indonesia.
Artikel Terkait
Komitmen PHE Terapkan Diversity, Equity, Inclusion dan Environmental, Social, Governance Mendapatkan Apresiasi IDEAS Award 2024
Penerapan ESG dan SDGs yang Unggul, CEO PHE Diganjar Penghargaan Indonesia's Top Green Leaders 2024
Marubeni Itochu Tubulars Asia dan PHE Adakan Workshop tentang Teknologi CCS/CCUS
Sejalan dengan SDG’s, PHE NSO dan PEP Lirik Field Raih Penghargaan TJSL & CSR Award 2024
Sabet 6 Penghargaan ENSIA 2024, PEP Sukowati dan PHE WMO Genjot Inovasi Lingkungan dan Sosial