Pupuk Indonesia Bersama Masyarakat dan Relawan Bakti BUMN Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang Satu Kilometer di Pantai Nusantara, NTT

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 19 Agustus 2024 | 18:00 WIB
Masyarakat Desa Wowong, Lembata, NTT, merayakan upacara HUT ke-79 RI dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang satu kilometer. (DOK. Pupuk Indonesia)
Masyarakat Desa Wowong, Lembata, NTT, merayakan upacara HUT ke-79 RI dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang satu kilometer. (DOK. Pupuk Indonesia)

Kabar BUMN - Untuk kali pertama, masyarakat Desa Wowong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) merayakan upacara Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang satu kilometer.

Pembentangan bendera raksasa yang dilaksanakan pada Sabtu (17/8/2024) tersebut dilakukan di bibir Pantai Nusantara.

Kepala Desa Wowong Jubir Latif Leki mengungkapkan masyarakat desa sangat bangga dan antusias dalam melaksanakan upacara HUT RI yang ke-79 karena dapat berpartisipasi melakukan pengibaran bendera sepanjang satu kilometer dan menjadi yang pertama kali di NTT.

Baca Juga: Pupuk Indonesia dan Chevron Sepakati Studi Pengembangan Teknologi Penangkapan Karbon

“Bentangan bendera dilakukan di pesisir pantai wisata Nusantara yang baru dirintis. Kegiatan ini tentu menjadikan tempat wisata ini semakin viral,” ujarnya.

Pembuatan bendera dengan ukuran panjang satu kilometer kali lebar tiga meter ini, tambahnya, dibuat masyarakat Desa Wowong sendiri yang tentunya dengan dukungan dari PT Pupuk Indonesia (Persero).

“Kegiatan ini merupakan dukungan dari Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN,” lugas Leki.

Baca Juga: Sinergi Saudara Sesama BUMN, Pupuk Indonesia Gandeng BULOG Jadi Offtaker Panen Petani Program MAKMUR

Pembentangannya melibatkan sekitar 300 orang. Disampaikannya, warga desa sekitar Desa Wowong hadir mendukung pembentangan bendera ini.

"Kami akan menyelenggarakan kegiatan yang sama di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun depan. Kemungkinan akan ada penambahan panjang bendera di setiap tahunnya. Sehingga momen ini semakin menarik,” tandas Leki.

Sementara itu, Senior Vice President TJSL Pupuk Indonesia Junianto Simare Mare menjelaskan, pembentangan bendera sepanjang satu kilometer ini merupakan bagian dari program yang diinisiasi Pupuk Indonesia bersama Relawan Bakti BUMN Batch VI tahun 2024.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Grup Salurkan 329 Hewan Kurban Kepada 275 Ribu Masyarakat

Pengibaran bendera merah putih sepanjang satu kilometer diinisiasi Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN Batch VI tahun 2024. (DOK. Pupuk Indonesia)

Selain menumbuhkan nasionalisme dari warga Lembata, kegiatan ikonik ini diharapkan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Wowong.

Juni mengungkapkan, Pupuk Indonesia memiliki tanggung jawab sosial. Dalam implementasinya tidak hanya berpikir pengembangan masyarakat yang ada di sekitar perusahaan.

“Tapi Pupuk Indonesia juga ingin berkontribusi bagi daerah yang jauh dari wilayah perusahaan, khususnya wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) seperti Desa Wowong dan Desa Hadakewa yang berada di Kabupaten Lembata, NTT,” ujar Juni.

Baca Juga: Inovasi Insan Pupuk Indonesia Catat Kontribusi Pendapatan dan Penghematan Rp 1,3 Triliun

Pupuk Indonesia bersama Relawan Bakti BUMN, tambahnya, selain melakukan upacara bendera juga meluncurkan Program Tani Maju Makmur Sejahtera (Tajumase).

Program ini merupakan kontribusi Perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Lembata. Program ini telah dimulai sejak awal 2024 dan rencananya berlangsung hingga tiga tahun mendatang.

Sebelumnya Pupuk Indonesia juga telah melakukan sejumlah kegiatan di Lembata, seperti demonstration plot (demplot) cabai, tomat, kok, terong dan kangkung.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Kawasan ASEAN, Pupuk Indonesia Berikan Akses Pupuk Berkualitas Tinggi untuk Petani Timor Leste

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini