Capai Produksi Kapasitas Penuh, PEPC JTB Siap Salurkan Gas Ke Industri di Jawa Timur dan Jawa Tengah

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 18 September 2024 | 15:00 WIB
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Jambaran-Tiung Biru (JTB) siap menyalurkan gas ke industri di Jawa Timur dan Jawa Tengah. (DOK.PT Pertamina EP Cepu (PEPC))
PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Jambaran-Tiung Biru (JTB) siap menyalurkan gas ke industri di Jawa Timur dan Jawa Tengah. (DOK.PT Pertamina EP Cepu (PEPC))

Kabar BUMN – Setelah menjalani berbagai tahap uji kinerja, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, sebagai operator Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) mencatatkan produksi full capacity 192 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dengan stabil untuk jangka waktu yang panjang.

Dengan capaian ini, PEPC JTB siap menyalurkan gas secara optimal ke industri di Jawa Timur dan utamanya Jawa Tengah seiring pengembangan pembangunan pipa gas Cirebon Semarang.

Pipa gas Cirebon-Semarang yang merupakan proyek infrastruktur yang bertujuan meningkatkan distribusi gas bumi di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya merupakan upaya pemerintah mendukung kebutuhan energi yang terus meningkat, serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil lainnya.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PELNI untuk Posisi Pengawas Madya ISM dan ISPS Code (DPA)

“Hal ini sejalan dengan keberadaan PEPC JTB untuk mendukung fase transisi energi bersih, dimana gas menjadi energi fosil paling bersih. Saat ini produksi gas yang sudah terserap sekitar sebesar 125 MMSCFD dengan buyer dari PLN, PKG, Jargas Lamongan (PGN). Masih terdapat peluang untuk meningkatkan serapan gas sekitar 70 MMSCFD.

"Untuk itu kami berharap produksi ini segera bisa terserap dari industri, tidak hanya di Jawa Timur, utamanya kami harapkan dari Jawa Tengah dengan pembangunan pipa gas Cirebon-Semarang,” ujar GM Zona 12 Mefredi.

Seperti diketahui, Lapangan JTB telah beroperasi dan mengalirkan gas perdana sejak 20 September 2022.

Baca Juga: Omzet Program Ayam Petelur Binaan PEPC JTB Tembus Rp 70 Juta Per Bulan

Di awal produksinya, gas sudah mengalir sebesar 70 MMSCFD, secara bertahap meningkat dan beberapa kali berkesempatan memproduksi gas sebesar 192 MMSCFD, walaupun dengan durasi singkat karena keterbatasan demand gas Jawa Timur–Jawa Tengah.

Capaian penting ini tentunya dibarengi peningkatan kinerja, tetap menjaga operasi yang selamat dengan fasilitas produksi yang andal, serta selalu memperhatikan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Mefredi menekankan kedepannya PEPC berkomitmen untuk menjaga capaian produksi di Lapangan JTB yaitu dengan menjaga aspek-aspek reliability dan integrity fasilitas produksi atau Gas Processing Facility (GPF) pada fase operasi agar beroperasi 100 persen.

Baca Juga: Hidden Gem Bantul! Ini Wisata Jurang Tembelan Kanigoro Jogja yang Suguhkan Panorama Memukau

“Disamping itu penting untuk selalu menerapkan implementasi aspek HSSE dalam operasi perusahaan dan melakukan upaya optimasi penyerapan gas JTB sesuai komitmen buyer atau PJBG,” terangnya.

Komitmen PEPC JTB dalam mendukung aspek HSSE antara lain ditunjukkan dengan capaian jam kerja selamat lebih dari 66 juta jam kerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini