Kolaborasi Strategis: Pertamina Patra Niaga, SGI, dan Bell Textron Inc. Dukung Penggunaan SAF dalam Penerbangan Helikopter

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 21 September 2024 | 07:45 WIB
Pertamina Patra Niaga, Sayap Garuda Indah (SGI), dan Bell Textron Inc. bekerja sama meningkatkan penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk dekarbonisasi penerbangan helikopter. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga, Sayap Garuda Indah (SGI), dan Bell Textron Inc. bekerja sama meningkatkan penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) untuk dekarbonisasi penerbangan helikopter. (DOK.PT Pertamina Patra Niaga)

Kabar BUMN – PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat perannya dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan melalui distribusi Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Dalam acara Bali International Airshow 2024 yang berlangsung di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, helikopter Bell 407 menjadi yang pertama di Indonesia sebagai helikopter yang menggunakan SAF.

Kolaborasi ini melibatkan Sayap Garuda Indah (SGI) dan Bell Textron Inc., dan menjadi langkah signifikan dalam upaya mendukung dekarbonisasi di sektor penerbangan.

Baca Juga: Benahi Sistem Budidaya Lebah Kelulut, PT Pertamina EP Sangatta Berdayakan Petani dan Pariwisata Edukatif di Taman Nasional Kutai

Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga hadir langsung dalam acara pengisian perdana dan demo penerbangan helikopter SGI di Bali International Air Show 2024 (19/09).

Ia mengatakan bahwa komitmen distribusi Pertamina SAF menjadi komponen kunci dari tujuan keberlanjutan yang lebih luas, sehingga semakin banyak penggunaan SAF di armada penerbangan yang turut berperan mencapai carbon footprint yang lebih rendah di sektor penerbangan.

"Bila tahun lalu Pertamina SAF telah berhasil melalui flight test pada pesawat komersial berjenis Boeing 737-800 NG, saat ini SGI resmi mengadopsi Pertamina SAF untuk helikopter Bell 407 dan menjadi Helikopter pertama yang menggunakan SAF di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung upaya global dalam memerangi perubahan iklim," jelas Riva.

Baca Juga: Gelar RUPS Luar Biasa Secara Elektronik, Jasa Marga Gandeng Strategic Partner dalam Kerja Sama Investasi untuk PT Jasamarga Transjawa Tol

Riva menambahkan bahwa momen penyaluran SAF di Bandara Ngurah Rai ini menandai bahwa Indonesia dapat beradaptasi dengan tuntutan bauran energi di industri penerbangan internasional.

Dimana saat ini SAF menjadi solusi jangka menengah bagi penerbangan untuk mengurangi jejak karbon, tanpa memerlukan perubahan pada pesawat, infrastruktur bandara, atau rantai pasokan bahan bakar jet.

Pertamina SAF sendiri telah memenuhi berbagai standar internasional, termasuk sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk program Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) dan Renewable Energy Directive-European Union (RED-EU).

 Baca Juga: Pantai-pantai Terbaik untuk Menikmati Sunset di Yogyakarta, Paling Pas Dikunjungi Saat Sore Hari

Pertamina juga memastikan bahwa SAF ini aman digunakan, memenuhi standar yang ditetapkan oleh American Society of Testing and Materials (ASTM) dan terdaftar sebagai Corsia Eligible Fuel (CEF) oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).

“Sinergi ini tidak hanya mendorong teknologi penerbangan berkelanjutan tetapi juga menunjukkan visi bersama Pertamina Patra Niaga, SGI dan Bell dalam menciptakan masa depan penerbangan yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” tambah Riva.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini