Kabar BUMN – Pesawat kepresidenan yang dinaiki oleh Presiden Joko Widodo perdana mendarat di Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa (24/9/2024) lalu.
Sebelumnya, bandara yang sedang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) ini telah menjalani serangkaian uji coba.
Uji coba dilakukan dengan pendaratan tiga pesawat TNI Angkatan Udara yaitu pada tanggal 14 dan 20 September 2024.
“Nanti akhir Desember akan selesai semua, baik terminal (maupun) runway, berada di panjang 3.000 (meter) sehingga pesawat berbadan lebar bisa turun di IKN,” kata Presiden Joko Widodo saat groundbreaking Teras Hutan Kota by Plataran di IKN pada Rabu (25/9/2024), seperti dikutip dari Sekretariat Presiden.
Presiden juga menegaskan bandara IKN bukan hanya diperuntukkan bagi Very Very Important Person (VVIP) tetapi diharapkan dapat digunakan untuk masyarakat umum juga.
Setelah semuanya siap, bandara bisa didarati pesawat berbadan lebar.
Baca Juga: Brantas Abipraya Selesaikan Pembangunan Gedung DPRD Sulbar: Kuat, Ramah Lingkungan, dan Inovatif
Percepatan pembangunan dan pengoperasian Bandar Udara VVIP di IKN ini merupakan wujud peran aktif PT Brantas Abipraya (Persero) dalam pembangunan serta pengembangan konektivitas IKN.
Bandar Udara VVIP merupakan bandar udara yang khusus dibangun untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN, dan nantinya pun seperti yang dikatakan Presiden Jokowi saat landasan pertamanya di bandar udara ini, diharapkan nantinya dapat digunakan untuk umum.
Dibangun dengan luas terminal VVIP 2000 meter persegi (m²) dan terminal VIP 5000 m² serta runaway sepanjang 3000 meter x 45 meter, bandara ini berjarak sekitar 25 kilometer (km) dari Bandara Sepinggan, Balikpapan dan sekitar 107 km dari Bandara Samarinda.
Baca Juga: Brantas Abipraya Dukung UMKM Lokal melalui Program Pembinaan di Desa Cimekar, Bandung
“Brantas Abipraya berkomitmen akan menuntaskan paket pekerjaannya tepat waktu, agar manfaat dari bandara ini dapat segera dirasakan.
"Dalam pembangunannya kami bersinergi dengan beberapa BUMN konstruksi lainnya dengan ruang lingkup pekerjaannya adalah pembangunan runaway, taxiway, apron dan pembangunan jalan relokasi,” ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.
Artikel Terkait
Brantas Abipraya Bangun SPAM Wosusokas, Solusi Air Bersih untuk Solo dan Sekitarnya
Brantas Abipraya Rampungkan Sumbu Kebangsaan: Ikon Hijau Ibu Kota Nusantara
Brantas Abipraya Dukung UMKM Lokal melalui Program Pembinaan di Desa Cimekar, Bandung
Brantas Abipraya Selesaikan Pembangunan Gedung DPRD Sulbar: Kuat, Ramah Lingkungan, dan Inovatif
PT Brantas Abipraya Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan