Peduli Pencegahan Stunting, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Diapresiasi BKKBN Penajam Paser Utara

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 08:45 WIB
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur diapresiasi BKKBN atas kontribusinya dalam penurunan stunting di Penajam Paser Utara melalui program CSR. (Dok. Pertamina)
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur diapresiasi BKKBN atas kontribusinya dalam penurunan stunting di Penajam Paser Utara melalui program CSR. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Regional Kalimantan, Subholding Upstream Pertamina, baru-baru ini menerima penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur.

Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif PHKT dalam Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Terutama terkait upaya menurunkan angka stunting di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Baca Juga: Intip Jadwal Pergelaran Wayang Orang di Museum Sonobudoyo Bulan Oktober 2024, Tiket VIP Mulai dari Rp50 Ribu

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Aula Kodam Mulawarman, Kota Balikpapan, pada hari Rabu (16/10).

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan BKKBN, Pangdam VI Mulawarman, pejabat pemerintah daerah, serta tokoh-tokoh penting di bidang kesehatan.

Dharma Saputra, selaku Head of CRC Zona 10, menjelaskan bahwa keberhasilan PHKT menerima penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan, termasuk komunitas lokal.

Baca Juga: PT Freeport Indonesia Buka Loker Magang untuk Mahasiswa D4/S1/S2, Ada Uang Saku, Tiket Pesawat PP, hingga Sertifikat

"Penghargaan ini merupakan bukti apresiasi pemerintah atas upaya PHKT dalam mengurangi angka stunting, melalui berbagai program kesehatan yang terintegrasi dan inisiatif yang kami luncurkan," jelas Dharma.

Menurut Dharma, PHKT berhasil memberikan dampak positif dengan mendukung program penurunan stunting melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Program ini fokus pada peningkatan gizi balita, penyediaan alat ukur stunting yang memadai, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga: Pesta Rakyat Pelantikan Presiden dan Wapres, KAI Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Khusus Rp1

Dharma menambahkan bahwa langkah-langkah tersebut telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di daerah-daerah yang menjadi target program.

Lebih lanjut, Dharma menyampaikan bahwa PHKT juga memberdayakan masyarakat dengan menyediakan akses gizi yang lebih baik, melatih tenaga kesehatan, serta mengedukasi tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini