PHE Soroti Implementasi ESG di Industri Hulu Migas dalam EGA Annual Conference 2024

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 7 November 2024 | 16:00 WIB
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) soroti implementasi ESG di sektor hulu migas dalam EGA Annual Conference 2024 di Bali, berkomitmen pada bisnis berkelanjutan (Dok. PHE)
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) soroti implementasi ESG di sektor hulu migas dalam EGA Annual Conference 2024 di Bali, berkomitmen pada bisnis berkelanjutan (Dok. PHE)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream dari Pertamina, hadir dalam acara EGA Annual Conference 2024 yang berlangsung di Bali.

Konferensi tahunan ini, bertajuk “Strengthening the Position of CCO Turning Costs into Values,” diselenggarakan oleh EGA Briefings pada 6-7 November 2024 di Hyatt Regency Bali.

Sebagai lanjutan dari PR Week Indonesia dan International PR Summit, acara ini menampilkan tokoh-tokoh global, profesor, profesional PR, dan eksekutif dari berbagai sektor industri.

Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Bendungan Jragung: Solusi Air Baku dan Ketahanan Pangan untuk Jawa Tengah

Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita, menjadi salah satu pembicara dalam acara ini.

Dalam sesi yang bertema “Maintaining Business Sustainability and Growth for Sustainable Business Through the Application of ESG,” Arya menjelaskan strategi keberlanjutan yang dijalankan oleh PHE.

Menurutnya, perusahaan ini bercita-cita menjadi perusahaan migas global yang berkomitmen pada praktik berkelanjutan melalui pendekatan ESG (Environmental, Social, and Governance).

Baca Juga: Tahun Baru di Jogja: Meriahkan Malam dengan Konser 'Swara Prambanan' Bersama Raisa, Nadin Amizah, Mocca, hingga Vina Panduwinata

“ESG berfungsi sebagai kerangka kerja penting untuk mengukur komitmen kami terhadap praktik bisnis berkelanjutan."

"Dengan mengintegrasikan komitmen keberlanjutan ke dalam operasi kami, maka diharapkan dukungan dan kepercayaan publik terhadap perusahaan semakin kuat,” jelas Arya Dwi Paramita di hadapan peserta konferensi.

Arya juga mengungkapkan bahwa PHE konsisten berinvestasi dalam mengelola bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG.

Baca Juga: Perhutani dan PG Rajawali I Jalin Kemitraan Budidaya Tebu untuk Tingkatkan Produksi Gula Nasional

PHE telah menetapkan Kebijakan Keberlanjutan berbasis empat pilar utama: Pembangunan Lingkungan, Sosial, Ekonomi, dan Tata Kelola Hukum.

Ia menyampaikan pencapaian PHE dalam peringkat ESG 2023 dari Sustainalytics, dengan skor 21,5 atau kategori risiko sedang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini