Menteri PPN/Kepala Bappenas Dukung Industri Pertahanan Nasional dalam Kunjungan ke PT Pindad

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 17 November 2024 | 07:30 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas kunjungi PT Pindad, dukung inovasi produk lokal seperti Maung MV3 dan DMR SPM-1. Fokus pada pengembangan industri pertahanan nasional. (Dok. PT Pindad)
Menteri PPN/Kepala Bappenas kunjungi PT Pindad, dukung inovasi produk lokal seperti Maung MV3 dan DMR SPM-1. Fokus pada pengembangan industri pertahanan nasional. (Dok. PT Pindad)

Kabar BUMN - Pada Jumat, 15 November 2024, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, melakukan kunjungan ke PT Pindad di Bandung.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, serta jajaran direksi lainnya, termasuk Direktur Utama Holding DEFEND ID Bobby Rasyidin.

Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk memahami lebih dalam tentang peran strategis PT Pindad sebagai bagian dari industri pertahanan nasional.

Baca Juga: Tips Memilih Penginapan untuk Libur Nataru 2024/2025: Nyaman, Aman, dan Sesuai Budget

Dalam sambutannya, Abraham Mose mengungkapkan rasa bangga karena PT Pindad menjadi prioritas untuk dikunjungi oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas yang baru saja dilantik pada 20 Oktober lalu.

“Kami terus melakukan inovasi untuk menghasilkan produk yang berkualitas."

"Tujuan kami adalah mewujudkan kemandirian nasional, salah satunya melalui kendaraan taktis Maung MV3."

Baca Juga: Puluhan Siswa Kopassus Sambangi PT DAHANA untuk Widya Wisata dan Pelatihan Bahan Peledak

"Terbaru, adalah MV3 Garuda yang menjadi kendaraan Kepresidenan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia,” jelasnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas potensi pengembangan industri pertahanan dalam negeri.

Menteri PPN/Kepala Bappenas menegaskan pentingnya investasi di sektor ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pertahanan nasional sekaligus mendukung pertumbuhan sektor industri lainnya.

Baca Juga: PT Pindad Sambut Tim Audit Sucofindo untuk Audit Eksternal Sistem Manajemen Anti Penyuapan

“Tidak ada negara maju tanpa industri pertahanan. Indonesia juga harus memiliki industri pertahanan yang maju untuk mempertahankan kedaulatan."

"Pertahanan itu investasi melalui industri, bukan belanja,” ujar Rachmat Pambudy.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini