RDP Perdana, Komisi VI DPR RI Dukung Program Strategis Pertamina 2025

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Desember 2024 | 06:00 WIB
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri saat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Desember 2024. (DOK.Pertamina)
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri saat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Desember 2024. (DOK.Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) berkomitmen menyelaraskan program kerja perseroan dengan misi Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Desember 2024.

Dalam rapat perdana ini, Simon memperkenalkan seluruh Direksi Pertamina baik Holding, Subholding serta Anak Perusahaan Pertamina Group dengan Komisi VI DPRI RI periode 2024 – 2029.

Baca Juga: Fantastis! Simak Daftar Hadiah Poin Gembira Festival 2024 Telkomsel, Ada Puluhan iPhone 15 hingga Mercedes Benz

“Visi dan misi Pertamina kami selaraskan dengan misi Asta Cita yakni poin 2 kemandirian energi dan poin 5 melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk nilai tambah,” jelas Simon.

Dalam mendukung program swasembada energi, lanjut Simon, Pertamina akan menjalankan berbagai program strategis.

Antara lain peningkatan lifting migas, pembangunan infrastruktur gas, pembangunan kilang domestik, pengembangan energi hijau, dan hilirisasi industri domestik.

Baca Juga: Komitmen Hijaukan Negeri, Perhutani Tanam 24,4 Juta Pohon di Musim Tanam 2024

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro mengatakan, Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional serta sekaligus berkontribusi kepada negara dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia.

“Bisnis Pertamina terintegrasi dari hulu ke hilir dan berfokus pada upaya untuk memastikan ketersediaan energi nasional,” ujar Wiko.

Dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, imbuh Wiko, Pertamina terus meningkatkan produksi migas. Pada periode 2020 – 2023 produksi minyak dan gas (Migas) Pertamina tumbuh sebesar 7 persen per tahun.

Baca Juga: ANTAM Raih Penghargaan Tamasya 2024, Bukti Nyata Komitmen pada Pemberdayaan Masyarakat

“Secara nasional, Pertamina berkontribusi dari hulu migas sebesar 69 persen untuk minyak dan 34 persen gas,” terang Wiko.

Wiko menambahkan, untuk mendistribusikan energi di hulu migas ke seluruh Indonesia, Pertamina memiliki Subholding Gas dan Commercial & Trading.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini