Kabar BUMN - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo secara langsung meninjau Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) di Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (27/12).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, JMTC berperan penting sebagai pusat kendali operasional, mengintegrasikan berbagai teknologi seperti CCTV berbasis kecerdasan buatan artificial intelligence (AI) dan sistem komunikasi radio.
“Data akurat yang disuplai oleh JMTC menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis untuk penanganan situasi lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas,” ujarnya.
JMTC dilengkapi dengan teknologi pemantauan lalu lintas berbasis CCTV yang dapat mengidentifikasi kondisi jalan secara real-time.
Teknologi ini memungkinkan deteksi dini gangguan lalu lintas, seperti kendaraan mogok atau kecelakaan, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat.
Informasi yang didapat langsung diinformasikan kepada petugas di lapangan untuk ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian apabila diperlukan skenario rekayasa lalu lintas.
Baca Juga: Jasa Marga Hadirkan Solusi Air Bersih, Harapan Baru untuk Masyarakat Bojonegoro
Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti menjelaskan, penggunaan teknologi tidak hanya terbatas pada pemantauan lalu lintas, tetapi juga mendukung analisis data untuk evaluasi operasional.
“Kami memanfaatkan data historis untuk memperkirakan puncak arus lalu lintas, sehingga kami dapat mengelola operasional jalan tol secara lebih efektif selama periode libur Nataru,” jelasnya.
Selain itu, Jasa Marga juga memperkenalkan pengembangan aplikasi Travoy sebagai inovasi layanan pengguna jalan tol.
Baca Juga: Kunjungi JMTC, Menko AHY Pantau Kesiapan Teknologi Jasa Marga untuk Libur Nataru
Aplikasi ini memberikan informasi lalu lintas terkini, CCTV real time, estimasi tarif tol, dan lokasi fasilitas pendukung seperti rest area dan SPBU. Pengguna jalan juga dapat mengakses layanan darurat melalui fitur dalam aplikasi tersebut.
Setelah meninjau langsung sistem operasional di JMTC, Menteri PU menegaskan pentingnya peningkatan teknologi untuk menghadapi tantangan lalu lintas ke depan, terutama menjelang mudik Lebaran 2025.
Artikel Terkait
PLN Pastikan Infrastruktur SPKLU Siap Layani Pemudik EV Selama Nataru 2024
Serambi MyPertamina Hadirkan Promo Menguntungkan untuk Libur Nataru 2024-2025
Hari ke-7 Layani Nataru, Rekor Peningkatan Transaksi SPKLU PLN Tembus 400 Persen!
Wamen BUMN Cek Sistem Monitoring Digital PLN, Jamin Listrik Aman Saat Nataru
Menteri Perhubungan dan Kakorlantas Polri Kunjungi Pos Pantau Cikampek Utama, Pantau Lalin Arus Mudik Nataru
Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok, Menteri AHY Apresiasi PELNI Memastikan Kelancaran Arus Mudik Nataru