Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) terus berupaya mendukung pencapaian target produksi migas nasional.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Workshop Pengembangan Sumur Migas Tahun 2025.
Acara ini terselenggara melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di Kalimantan Timur (Kaltim).
Melalui acara ini, dibahas langkah-langkah strategis dalam pengembangan sumur migas di wilayah operasi PHKT seperti Attaka Field, STA Field, dan Santan.
Workshop yang berlangsung di Samarinda pada 20 Desember 2024 lalu ini sekaligus menjadi wadah kolaborasi untuk mencari solusi inovatif guna mengatasi berbagai tantangan sektor hulu migas.
Head of Communication Relations & CID Zona 10, Dharma Saputra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam mendukung pemenuhan target produksi migas nasional.
Baca Juga: Peduli Pencegahan Stunting, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Diapresiasi BKKBN Penajam Paser Utara
“Keberhasilan tidak dapat dicapai sendiri. Peran penting industri hulu migas tentu harus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan dalam upaya mewujudkan swasembada energi,” ujarnya.
Para pemangku kepentingan yang hadir dalam workshop ini, di antaranya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan & Sulawesi, perwakilan Dinas Kementerian ESDM Provinsi Kalimantan Timur, Distrik Navigasi Samarinda, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan, KSOP Bontang, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Santan, Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara, dan manajemen PHKT.
Pada kesempatan ini, tim PHKT dari Fungsi Drilling, HSSE, Operation & Surface Facilities (OSF), dan Project memaparkan rencana strategis Perusahaan untuk percepatan pengembangan sumur migas tahun 2025.
Agenda yang disampaikan mencakup penggantian subsea hose dan SBM Santan, survei geoteknik, hingga pembangunan fasilitas produksi.
Sementara itu, Perwakilan SKK Migas Kalimantan & Sulawesi Damar Setyawan menyampaikan harapannya bahwa Kalimantan Timur tidak hanya menjadi tempat eksplorasi, namun juga pusat inovasi energi nasional.
Artikel Terkait
Ciptakan Varian Produk Terbanyak, Mitra Binaan CSR Pertamina Hulu Kalimantan Timur Raih Penghargaan di Forum Kapnas III 2023
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Tingkatkan Produksi Migas, Rampungan 2 Pengeboran Sumur di Lapangan Sejadi
Peduli Pencegahan Stunting, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur Diapresiasi BKKBN Penajam Paser Utara
Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan Kebun Raya Balikpapan Wujudkan Program Seed Bank untuk Keberlanjutan Ekosistem