Kabar BUMN – Mengawali tahun 2025, Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera telah menyelesaikan restrukturisasi organisasi.
Ini merupakan langkah baru yang diambil PHR setelah melampaui salah satu proses alih kelola terbesar di industri hulu migas Indonesia.
PHR menegaskan komitmen performa terbaik dengan bergabungnya keseluruhan organisasi di Regional 1 dan Wilayah Kerja (WK) Rokan demi menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Lifting Minyak 58 Juta Barel Selama 2024, PHR Tegaskan Komitmen Energi untuk Indonesia
Dalam restrukturisasi di tubuh organisasi PHR ini, Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 terintegrasi ke dalam organisasi Regional 1 yang berlaku secara resmi pada Januari 2025.
Integrasi ini bertujuan memperkuat komitmen PHR dalam meraih kinerja terbaik dalam produksi minyak dan gas, dalam rangka memenuhi kebutuhan domestik.
Vice President (VP) Human Capital PHR Regional 1 Sumatra Sanon RA Sitanggang menilai restrukturisasi organisasi ini penting dan sama sekali tidak menghambat jalannya operasi di seluruh wilayah kerja.
Baca Juga: PHR Zona 4 Raih Pengakuan Bergengsi atas Kinerja Subsurface dan Drilling
Bahkan, bisa menjadi momen konsolidasi organisasi agar lebih efisien.
Hal ini signifikan, mengingat kompetensi sumber daya manusia memainkan peranan krusial dalam menghadapi berbagai dinamika industri migas kedepan.
“Organisasi yang baru ini bagi PHR menjadi momen konsolidasi untuk terus meningkatkan performa kinerja Perusahaan serta menjaga pasokan kebutuhan energi ke seluruh negeri,” ungkap Sanon.
Baca Juga: Di Balik Keandalan Energi, Perwira PHR Tetap Bekerja di Tengah Libur Nataru
PHR Regional 1 Sumatra merupakan kontributor minyak nasional nomor satu di Indonesia.
Berhasil mempertahankan tren positif pada tahun 2024 dengan 27% produksi minyak nasional.
Artikel Terkait
PDC Raih Penghargaan dari PHR Berkat Dedikasi dan Profesionalisme
Rayakan Hari Ibu, PHR Dorong Perempuan Berkarya dengan Semangat Growth Mindset
Di Balik Keandalan Energi, Perwira PHR Tetap Bekerja di Tengah Libur Nataru
PHR Zona 4 Raih Pengakuan Bergengsi atas Kinerja Subsurface dan Drilling
Lifting Minyak 58 Juta Barel Selama 2024, PHR Tegaskan Komitmen Energi untuk Indonesia