Dukung Penguatan Gizi Nasional, Bank Mandiri Salurkan Kredit untuk Pertanian Hingga Pengolahan Pangan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 13:30 WIB
Bank Mandiri mendukung Penguatan Gizi Nasional dengan menyalurkan kredit untuk pertanian hingga pengolahan pangan. (DOK.Bank Mandiri)
Bank Mandiri mendukung Penguatan Gizi Nasional dengan menyalurkan kredit untuk pertanian hingga pengolahan pangan. (DOK.Bank Mandiri)

Kabar BUMN - Bank Mandiri konsisten menjalankan peran sebagai mitra strategis pemerintah lewat dukungan Program Makan Bergizi Gratis.

Hal ini Bank Mandiri lakukan guna mendukung penguatan gizi nasional dengan terus menyalurkan pembiayaan dan berbagai inisiatif sosial.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memperkuat Angka Kecukupan Gizi seperti diamanatkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019.

Baca Juga: Sayembara Desain Logo PT DAHANA Masih Dibuka! Buruan Ikutan dan Menangkan Uangnya!

Diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 6 Januari, program tersebut turut menyasar 600.000 anak sekolah di 26 provinsi di Indonesia.

Dalam jangka panjang, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, produktif yang turut menopang cita-cita Indonesia Emas 2045.

Hari Gizi dan Pangan Nasional yang jatuh setiap 25 Januari merupakan pengingat akan pentingnya gizi seimbang di tengah-tengah tantangan kesehatan global.

Baca Juga: Rayakan Imlek dengan Seru! Ini 6 Atraksi Wisata di Ancol yang Wajib Kamu Kunjungi

Sejalan dengan itu,  Bank Mandiri telah menyalurkan kredit ke pelaku usaha kecil dan menengah dalam sektor pertanian dengan sub-sektor kehutanan, perikanan dan pengolahan pangan.

Badan Pusat Statistik pada 2023 mencatat jumlah petani di Indonesia sebanyak 27.802.434 orang.

Sebanyak 17.251.432 orang merupakan petani gurem.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Lowongan Magang di PT Kimia Farma Tbk untuk Posisi E-Learning & Knowledge Management

Hingga September 2024, Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit ke sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 14% secara year-on-year.

Total pembiayaan dalam periode tersebut sebesar Rp128,6 triliun.

Pembiayaan pengolahan pangan meningkat 16,7% year-on-year menjadi Rp 63,8 triliun dalam periode yang sama.

Baca Juga: BULOG dan PT Rajawali Nusantara Indonesia Sepakat Kelola Pergudangan, Distribusi Pangan, dan Pengembangan Digitalisasi Logistik

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, peran aktif Bank Mandiri tak terbatas pada pembiayaan, melainkan juga menghadirkan solusi inovatif yang mendukung seluruh rantai pasok pangan.

"Kami juga menyediakan solusi digital dan dukungan kapasitas untuk pelaku usaha dari hulu hingga hilir,” kata Darmawan.

Menghadirkan lebih dari 100 ribu “Mandiri Agen,” Bank Mandiri juga berusaha mempermudah pelaku kecil dan menengah dalam ekosistem pangan dalam mengakses layanan perbankan.

Baca Juga: Dukung Swasembada Energi, PHE Tandatangani Perjanjian Operasi Bersama Wilayah Kerja Melati

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini