Pacu UMKM Naik Kelas, Bank Mandiri Jadikan Rumah BUMN Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 18 Februari 2025 | 06:30 WIB
Bank Mandiri terus pacu UMKM naik kelas dengan menjadikan Rumah BUMN sebagai mesin penggerak ekonomi kerakyatan. (Dok. Bank Mandiri)
Bank Mandiri terus pacu UMKM naik kelas dengan menjadikan Rumah BUMN sebagai mesin penggerak ekonomi kerakyatan. (Dok. Bank Mandiri)

Kabar BUMN -  Bank Mandiri berkomitmen mendorong UMKM naik kelas untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Untuk itu, bank berlogo pita emas ini melanjutkan kerja sama dengan Kementerian BUMN untuk membina UMKM melalui Rumah BUMN (RB) guna membangun ekosistem ekonomi digital.

Ini merupakan salah satu langkah Bank Mandiri untuk mewujudkan visi sebagai “Indonesia’s Sustainability Champion” dengan dukungan RB.

Baca Juga: Terapkan Inovasi yang Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih Dua Penghargaan Alpha SouthEast Asia 2024

Sesuai dengan tiga pilar ESG, kegiatan ini masuk ke dalam pilar Sustainability Beyond Banking.

Adapun hingga 2024, bank berlogo pita emas ini telah membentuk 23 RB di seluruh penjuru Indonesia, melibatkan lebih dari 15.000 UMKM untuk berbagai jenis pelatihan seperti literasi keuangan, pemasaran digital, dan promosi e-commerce.

Corporate Secretary Bank Mandiri M. Ashidiq Iswara mengatakan, dukungan Bank Mandiri dalam bentuk RB penting meningkatkan kinerja dan jangkauan UMKM, sehingga mendorong perekonomian masyarakat.

Baca Juga: PT INTI (Persero) Cetak 1,3 Juta Kartu Prepaid Bank Mandiri, Ekspansif Tingkatkan Kapasitas Produksi

Ashidiq mengungkapkan, pada tahun 2024 UMKM mitra Rumah BUMN telah mencapai transaksi business-to-consumer hingga Rp 300 juta.

“Dukungan pada UMKM ini juga berdampak baik pada perekonomian perempuan Indonesia.

"Sebab, terdapat sekitar 90% perempuan terlibat dalam UMKM yang bermitra dan bekerja sama dengan Bank Mandiri,“ ujar Ashidiq dalam keterangan pada Senin (17/2).

Baca Juga: Jadi Pelopor Peningkatan Kualitas Pegawai, Bank Mandiri Raih Dua Sertifikat Internasional

Menurutnya, kontribusi ini penting karena melansir data Badan Pusat Statistik hingga pertengahan tahun lalu, perempuan memiliki dan mengelola 64,5% dari 66 juta UMKM yang terdaftar di Indonesia.

Dukungan RB juga diperhitungkan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat di sekitar tempat kegiatan berjalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini