Laba Inti Jasa Marga Tahun 2024 Tembus Rp3,7 Triliun, Melonjak 36% yoy

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Maret 2025 | 14:30 WIB
Gedung Jasa Marga. (Dok. Jasa Marga)
Gedung Jasa Marga. (Dok. Jasa Marga)

Kabar BUMN - Menutup tahun 2024, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mencatatkan kinerja keuangan yang solid.

Sebagai emiten BUMN infrastruktur, Jasa Marga berhasil mencatat peningkatan pendapatan usaha sebesar 20,32% year-on-year (yoy) menjadi Rp18,73 triliun.

Capaian tersebut didorong oleh kontribusi utama dari pendapatan tol sebesar Rp17,19 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp1,54 triliun.

Baca Juga: Jasa Marga Imbau Masyarakat Hati-hati! Marak Penipuan e-Toll Gratis Rp500 Ribu

EBITDA Perseroan melonjak 27,3% yoy menjadi Rp12,62 triliun.

Atas seluruh kinerja Perseroan yang positif selama tahun 2024, Laba Inti Perseroan (Core Profit) tumbuh sebesar 36,0% yoy atau mencapai Rp3,7 triliun. 

Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo, mengungkapkan EBITDA Margin Perseroan juga menguat menjadi 67,38%, didukung strategi konsolidasi tiga ruas tol (Semarang-Batang, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono) melalui pembelian kembali unit Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).  

Baca Juga: Call Center Jasa Marga Raih Juara 1 dengan Predikat 'Exceptional' di Ajang CCSEA 2025, Bukti Komitmen Berikan Pelayanan Prima untuk Pengguna Jalan Tol

"Pada tahun 2024, Jasa Marga melakukan aksi korporasi melalui equity financing PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) dengan menggandeng mitra strategis.

"Perseroan tetap menjadi pengendali utama PT JTT dengan kepemilikan saham sebesar 65%.

"Efek positif dari strategi Perseroan untuk melakukan penguatan kapasitas keuangan dapat dilihat dari tingkat solvabilitas yang semakin membaik di tahun 2024 dengan Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) menjadi 1,04x dan Interest Coverage Ratio (ICR) meningkat menjadi 3,13x.

Baca Juga: Jasa Marga Dinobatkan Sebagai Indonesia Top Digital Innovation Award 2025 dalam Ajang Indonesia Digital Awards 2025

"Dengan kemampuan Perseroan untuk dapat menjaga rasio covenant di tengah kebutuhan ekspansi bisnis dan ditopang EBITDA Perseroan yang selalu bertumbuh dengan baik, maka kinerja Debt to EBITDA menguat dari 6,9x di tahun 2023 menjadi 4,7x di tahun 2024," ujar Ari.

Jasa Marga mencatatkan pertumbuhan total volume transaksi di jalan tol sejumlah 0,8% yoy atau sebesar 1,3 miliar kendaraan pada 2024, dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,56 juta kendaraan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini