Bantu Korban Banjir Pekanbaru, PTPN IV Regional III Salurkan 4 Ton Sembako hingga Al-Qur'an

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 8 Maret 2025 | 06:30 WIB
Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap (kemeja krem) saat meninjau dan menyalurkan langsung bantuan kepada korban banjir Rumbai, Pekanbaru, Jumat (7/3/2025). (DOK.PT Perkebunan Nusantara IV)
Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap (kemeja krem) saat meninjau dan menyalurkan langsung bantuan kepada korban banjir Rumbai, Pekanbaru, Jumat (7/3/2025). (DOK.PT Perkebunan Nusantara IV)

Kabar BUMN - Sub Holding PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo melalui Regional III yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak banjir Rumbai, Pekanbaru.

Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru, PTPN IV Regional III mendistribusikan 350 paket sembako yang berisi beras premium 5 kg, minyak goreng, telur, dan mie instan.

Tak hanya itu, PTPN IV Regional III juga menyerahkan Al-Qur'an sebagai bentuk dukungan agar para pengungsi tetap dapat menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan, meskipun berada di tengah situasi sulit.

Baca Juga: Mudik Gartis BUMN Bersama BULOG Menyediakan Kuota 650 Orang, Segera Daftar Sebelum Penuh

"Alhamdulillah, hari ini PTPN hadir untuk membantu meringankan beban saudara-saudari kami yang tertimpa musibah akibat banjir di Rumbai Pekanbaru.

"Ada paket sembako dan juga Al-Qur'an kita serahkan melalui BPBD dan Pemko Pekanbaru," kata Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap, Jumat.

Tak hanya menyalurkan bantuan, didampingi SEVP Business Support Bambang Budi Santoso, Corporate Secretary and Legal Andiansyah Hamdani serta tim tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), Gusmar meninjau langsung para korban terdampak banjir yang tengah mengungsi di tenda-tenda yang disiapkan Polda Riau.

Baca Juga: Sejak Diluncurkan di 2022, Bank Mandiri Catat Lonjakan Pembukaan Akun 10 Kali Lipat di Livin’ Investasi

Dari lokasi, tampak banjir yang telah berlangsung selama seminggu terakhir akibat luapan sungai Siak tersebut menggenangi ribuan rumah.

Tak sedikit banjir merendam rumah hingga mencapai bagian atap dan hanya tampak tiang-tiang antena berdiri di areal pemukiman yang sejatinya berada di bantaran sungai itu.

Akibatnya, lebih dari 2.800 kepala keluarga terdampak dan harus mengungsi dengan kondisi banjir paling parah di Jalan Nelayan.

Baca Juga: Bank Mandiri Rayakan Kehangatan Ramadan 1446 H Bersama 350 Anak Yatim

Tenda-tenda pengungsian serta dapur umum terlihat berdiri di sepanjang Jalan Yos Sudarso.

Gusmar berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban para korban terdampak yang telah sepekan ini bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini