Siap Wujudkan Green Tourism, ITDC Utilitas Rampungkan Pembangunan Infrastruktur Gas Alam di The Nusa Dua

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 27 Maret 2025 | 06:45 WIB
Mechanical & Technical Completion Ceremony infrastruktur gas alam di The Nusa Dua yang selesai dibangun ITDC Utilitas digelar pada Rabu (26/3). (Dok. ITDC Utilitas)
Mechanical & Technical Completion Ceremony infrastruktur gas alam di The Nusa Dua yang selesai dibangun ITDC Utilitas digelar pada Rabu (26/3). (Dok. ITDC Utilitas)

Kabar BUMN - PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC Utilitas), anak perusahaan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), resmi menyelesaikan pembangunan infrastruktur gas alam di Kawasan The Nusa Dua, Bali.

Penyelesaian proyek ini ditandai dengan Mechanical & Technical Completion Ceremony yang berlangsung di Fasilitas Regasifikasi & Penyimpanan LNG, Lagoon, The Nusa Dua, pada Rabu (26/3/2025).

Langkah ini menjadi pencapaian penting dalam mendukung Clean Energy Transformation serta konsep green tourism di sektor pariwisata Indonesia, dengan menghadirkan instalasi regasifikasi, penyimpanan LNG, serta jaringan distribusi gas di kawasan tersebut.

Baca Juga: Jelang G20, ITDC Utilitas – SUN Energy Resmikan Proyek PLTS The Nusa Dua

Sebagai bentuk peningkatan layanan utilitas bagi tenant di The Nusa Dua, ITDC Utilitas menggandeng KSO PT National Energy Solutions - PT Laras Ngarso Gede (KSO NES-LARAS) yang memiliki keahlian di bidang Midstream dan Downstream gas alam.

Proses pembangunan proyek ini dimulai dengan Groundbreaking Project pada 24 November 2023 dan kini telah mencapai tahap akhir, yang ditandai dengan seremoni hari ini.

Direktur Utama ITDC Utilitas, A.A Istri Ratna Dewi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis dalam penyediaan energi cerdas dan berkelanjutan bagi industri pariwisata.

Baca Juga: Dukung BALI COMPACT G20, ITDC Utilitas Mulai Aksi Transisi Energi

“Pembangunan infrastruktur gas alam ini merupakan langkah strategis dalam penyediaan sumber energi yang cerdas dan berkelanjutan bagi sektor pariwisata.

"Dengan kapasitas konsumsi LNG mencapai 2 juta Sm3 per tahun atau setara dengan 1,9 juta kilogram LPG per tahun, proyek ini berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada produk impor, meningkatkan penggunaan produk lokal (TKDN), serta menurunkan emisi karbon hingga 16% dibandingkan bahan bakar sebelumnya.

"Langkah ini sejalan dengan tugas kami sebagai value creator untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga: ITDC Berbagi Berkah Ramadan: Buka Bersama, Santunan, dan Paket Sembako untuk Masyarakat

Dengan keberhasilan proyek ini, The Nusa Dua menjadi kawasan pariwisata pertama di Indonesia yang memanfaatkan gas alam sebagai sumber energi utama.

Infrastruktur yang telah dibangun mencakup:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini