Kementerian BUMN Mendorong Penguatan Tata Kelola dan Efisiensi Perbankan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 28 Maret 2025 | 09:00 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir  (DOK.PERURI)
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (DOK.PERURI)

Kabar BUMN - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang digelar pada Minggu ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan BUMN, khususnya di sektor perbankan.

Demikian disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Sebagai pemegang mandat dalam pengawasan bank-bank milik negara, menurutnya, Kementerian BUMN terus mendorong penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), transparansi, serta penguatan kinerja perbankan.

Baca Juga: SIG Bersama Kementerian BUMN Hadirkan Sobat Aksi Ramadan, Bangun Kepedulian Sosial dan Kebersamaan

"Seperti kita ketahui, berbagai program pemerintah membutuhkan dukungan dari bank-bank Himbara,” ujar Erick.

Ia menambahkan, “Melalui RUPS di BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN, kami terus mendorong peningkatan kinerja serta transparansi perbankan, sehingga program-program strategis pemerintah dapat berjalan lebih optimal."

Menteri BUMN menambahkan, RUPS Himbara diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti ketidakpastian pasar keuangan, dinamika geopolitik, serta perlambatan ekonomi di beberapa negara.

Baca Juga: Peringatan Nuzulul Quran 1446 H Kementerian BUMN, DAMRI Fasilitasi Transportasi Puluhan Anak Yatim Piatu

Meski demikian, ia menilai masih terdapat peluang pertumbuhan, khususnya melalui investasi strategis dan ekspansi di negara-negara berkembang.

"Kami berharap hasil RUPS ini berdampak positif, terutama dalam menjaga kepercayaan pasar. Jika kita lihat, respons pasar terhadap bank-bank Himbara pasca pertemuan dengan pemegang saham cukup positif," jelas Erick.

Dalam kesempatan yang sama, Erick menegaskan pentingnya peran wakil pemerintah dalam komposisi pemegang saham Himbara untuk memastikan bahwa kepentingan pemerintah sebagai pemegang saham terbesar Himbara dapat dijaga kepentingannya dan sekaligus menjaga transparansi di sektor perbankan.

Baca Juga: PERURI Dorong UMKM Binaan Naik Kelas dengan Ikut Serta dalam Pelatihan yang Digelar Kementerian BUMN

Erick menegaskan, keberadaan perwakilan pemerintah dalam pemegang saham, seperti di BRI yang melibatkan Kementerian Koperasi dan UKM serta di BTN yang melibatkan sektor perumahan, bertujuan untuk memastikan keterpaduan kebijakan.

“Namun demikian, aspek pengawasan tetap menjadi prioritas dan dilakukan melalui berbagai lembaga terkait, termasuk Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia," tambahnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini