Pertamina Resmi Menutup Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, Buktikan Energi Aman dan Layanan Tetap Terjaga

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 15 April 2025 | 06:00 WIB
Pertamina sukses laksanakan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, pasokan energi nasional tetap aman dan layanan prima di seluruh lini bisnis. (Dok. Pertamina )
Pertamina sukses laksanakan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, pasokan energi nasional tetap aman dan layanan prima di seluruh lini bisnis. (Dok. Pertamina )

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) secara resmi mengakhiri tugas Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2025 pada hari Senin, 14 April 2025.

Satgas yang dimulai sejak 17 Maret 2025 ini telah menjalankan perannya dengan baik dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, termasuk mendukung kelancaran arus mudik jutaan orang.

“Selama hampir satu bulan bertugas, Pertamina memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat."

Baca Juga: Download Twibbon Hari Paskah 2025, Gratis untuk Hiasi Profilmu

"Keamanan pasokan energi ini ditopang oleh sinergi dan kesiagaan seluruh lini bisnis Pertamina mulai dari hulu, pengolahan, gas, pengangkutan hingga distribusi yang berjalan dengan lancar,” ujar VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/4).

Dalam pelaksanaan Satgas tahun ini, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar kendaraan bermotor (BBM) dan LPG dibandingkan kondisi normal.

Kenaikan ini terutama terlihat pada produk seperti LPG, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex yang menjadi andalan konsumen.

Baca Juga: Telaga Biru Nila, Danau Cantik di Majalengka yang Punya Keunikan, Warna Airnya Bisa Berubah

Demi memastikan kenyamanan dalam kualitas produk dan distribusinya, Pertamina secara rutin melakukan inspeksi terhadap SPBU di seluruh Indonesia.

Hingga 9 April 2025, sebanyak 6.340 SPBU atau lebih dari 80% total SPBU Pertamina telah diperiksa oleh tim yang tersebar di delapan wilayah pemasaran.

“Pertamina juga merespon cepat pelaporan masyarakat terhadap SPBU serta melakukan investigasi bersama aparat kepolisian dan instansi terkait antara lain Disperindag, BPH Migas, dan Hiswana Migas,” tambah Fadjar.

Baca Juga: Hutama Karya Kebut Pembangunan Proyek Tol Betung-Tempino-Jambi dengan Menyerap Ribuan Pekerja

Tak hanya BBM dan LPG, aktivitas operasional juga berjalan optimal di subholding lainnya. Pada Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, pasokan minyak mentah tetap aman dengan kapasitas pengolahan kilang mencapai 1.101 MB/day.

Subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina International Shipping (PIS) mengoperasikan 341 kapal tanker yang melayani 300 rute domestik dan 41 rute internasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Terkini