Kabar BUMN — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kini tengah giat menjalankan berbagai upaya efisiensi, termasuk dalam proses pemilihan umum.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penerapan sistem e-Voting pada tingkat pemilihan kepala desa (Pilkades). Teknologi ini telah dikembangkan dan dimanfaatkan oleh PT Inti Konten Indonesia (INTENS), yang memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang e-Voting.
Sistem ini awalnya merupakan inovasi dari BPPT, yang kini telah berganti nama menjadi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).
Baca Juga: 4 Festival Bunga paling Terkenal di Seluruh Dunia
PT INTENS menyatakan kesiapannya mendukung transformasi digital dalam pelaksanaan demokrasi di desa melalui penerapan e-Voting.
Komitmen ini sejalan dengan sejumlah pernyataan yang menegaskan bahwa Indonesia telah berada di jalur yang tepat untuk menerapkan Pilkades secara elektronik.
Dalam rapat kerja yang berlangsung pada 5 Mei 2025 bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Wakil Menteri Dalam Negeri II, Bima Arya, menyampaikan capaian penting terkait e-Voting.
Baca Juga: BULOG Capai Rekor Baru: Serapan Setara 2 Juta Ton Beras, Stok Nasional Tembus 3,6 Juta Ton
“Jadi e-Voting ini memungkinkan, sudah dilakukan dengan lancar, tidak bermasalah,” ujar Bima Arya, menegaskan keberhasilan penerapan sistem ini di 1.910 desa yang tersebar di 16 provinsi dari tahun 2013 hingga 2023.
Dukungan terhadap keberhasilan sistem ini juga datang dari BRIN. Andrari Grahitandaru, perekayasa ahli utama di lembaga tersebut, mengungkapkan bahwa pengembangan teknologi e-Voting telah dimulai sejak 2013 dan telah digunakan secara efektif di berbagai wilayah.
“Tim pengembang telah melakukan benchmark ke berbagai negara sebelum memutuskan mengembangkan sistem yang sesuai dengan asas Pemilu yaitu, LUBER JURDIL."
Baca Juga: Waspada Penipuan! BNI Tidak Meminta Biaya dalam Bentuk Apapun Terkait Undian Rejeki wondr BNI
"Kesuksesan implementasi di 1.910 Desa menandakan bahwa Indonesia telah siap melaksanakan Pilkades e-Voting di seluruh daerah,” katanya.
Menanggapi perkembangan ini, Direktur PT INTENS, Rizqi Ayunda Pratama, menuturkan bahwa perusahaan telah memiliki rekam jejak panjang dalam mengkomersialkan teknologi e-Voting di tanah air.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Cegah Tindak Kecurangan di SPBU, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bakal Intens Monitoring di Kabupaten Banggai
INTI Group Lakukan Perampingan Anak Usaha: PT INTENS Lepas Saham
Laba Inti Jasa Marga Tahun 2024 Tembus Rp3,7 Triliun, Melonjak 36% yoy
PT INTI Catatkan OverachievementĀ di Awal 2025, Dua Lini Bisnis Jadi Pendongkrak Utama
Anak Usaha PT INTI Siap dengan Teknologi e-Voting untuk Digitalisasi Pilkades Secara Nasional