Dukung Transisi Energi, Pertamina Hulu Indonesia Teken Dua Kontrak Penjualan Gas dengan PLN di Ajang IPA 2025

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 23 Mei 2025 | 12:30 WIB
PHI dan Grup PLN sepakati Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di ajang The 49th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa (20/5/2025). (Dok. PHI)
PHI dan Grup PLN sepakati Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di ajang The 49th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa (20/5/2025). (Dok. PHI)

Kabar BUMN - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan, Subholding Upstream Pertamina, menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) strategis dengan Grup PLN.

Ini merupakan langkah nyata PHI dalam mendukung ketahanan energi nasional dan transisi energi yang tengah digalakkan pemerintah.

Penandatanganan ini berlangsung dalam perhelatan bergengsi The 49th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa (20/5/2025).

Baca Juga: Lewat BASO IGA, PHI Sampaikan Kinerja Triwulan I 2025 dan Luncurkan Program Apresiasi Media

Penandatanganan tersebut difasilitasi oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) selaku regulator.

Kesepakatan pertama melibatkan PT Pertamina EP, PT PLN (Persero), dan PT PLN Energi Primer Indonesia (Tanjung Batu, Kalimantan Timur) dengan komitmen pasokan gas sebesar 5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Gas ini akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik selama periode kontrak 2022 hingga 2027.

Baca Juga: PHI Gelar Town Hall dan Halalbihalal Idulfitri 1446 H, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Kinerja di Tengah Tantangan Global

Sementara itu, perjanjian kedua melibatkan PT Pertamina (Persero) sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) East Kalimantan, PT PLN (Persero), dan PT PLN Energi Primer Indonesia.

Dalam kesepakatan ini, Pertamina akan memasok gas dalam volume antara 10 hingga 36 miliar British Thermal Unit per hari (BBTUD) selama periode kontrak 2022 hingga 2026, juga untuk kebutuhan sektor kelistrikan.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan bahwa perusahaan selalu menjunjung tinggi komitmen untuk mendukung agenda pemerintah melalui Asta Cita dalam upaya mencapai swasembada energi.

Baca Juga: Kolaborasi dan Sinergi Bersama Media, PHI Dukung Masa Depan Industri Energi Nasional

“Langkah konkret PHI untuk mendukung kemandirian energi nasional adalah dengan meningkatkan kinerja dan terus berinvestasi dalam pengeboran ekplorasi dan eksploitasi untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan mempertahankan produksi migas lapangan-lapangan yang sudah mature,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sunaryanto menyampaikan bahwa PHI bersama seluruh anak perusahaan dan afiliasinya terus mendorong penguatan rantai pasok serta efisiensi operasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini