Kabar BUMN – Dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan, SKK Migas bersama Pertamina EP Donggi Matindok Field yang berada di bawah Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina menanam 2.600 bibit pohon di wilayah Kecamatan Batui dan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Bibit yang ditanam meliputi 1000 pohon mangga, 1000 pohon alpukat, dan 600 pohon ketapang kencana.
Kegiatan ini difokuskan pada sekolah-sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini.
Baca Juga: Bikin Liburan Anti Biasa dengan Kereta Istimewa KAI Wisata, Rutenya Suka-Suka Kamu
Acara penanaman pohon ini digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025, bertempat di SDN 1 Nonong.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari SKK Migas Pusat, SKK Migas Kalsul, jajaran manajemen PEP Donggi Matindok Field, serta 16 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Jogja 2025: Kesempatan Menjadi Venture Capital Officer di Lingkungan BUMN
“SKK Migas dan KKKS memiliki komitmen kuat untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung upaya pemerintah dalam merespons perubahan iklim."
"Terutama untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) dengan target penanaman 1,6 juta bibit pohon dimana 1,2 juta bibit pohon penanaman di rehabilitas Daerah Aliran Sungai (DAS) dan 400 ribu bibit pohon dari program pemberdayaan masyarakat,” ujar Koordinator Umum dan Keuangan SKK Migas Perwakilan Kalsul Lely Meiny W Sondakh.
Lely juga menjelaskan bahwa target penanaman pohon di wilayah Kalimantan dan Sulawesi oleh seluruh perusahaan migas pada tahun 2025 adalah sebanyak 73 ribu bibit pohon.
Baca Juga: Siap-siap! Besok Ada Promo PAYDAY DAMRI, Diskon 20% untuk Perjalanan Hemat
“Dengan demikian kami berharap dukungan dan komitmen KKKS di wilayah kerja masing-masing sekaligus monitoringnya agar program penanaman pohon ini dapat memberikan dampak optimal bagi lingkungan dan generasi mendatang,” tambahnya.
Kepala Desa Nonong, Muhammad Ikaf, menyambut baik kegiatan ini dan menegaskan bahwa penghijauan sangat dibutuhkan oleh wilayahnya.
Artikel Terkait
Pelatihan Tanggap Bencana di Malasigi, Kolaborasi SKK Migas, PEP Papua, dan Pemkab Sorong
PEP Papua Raih Penghargaan dari Pemkab Sorong atas Upaya Aktif Membina dan Mengembangkan Tenaga Alih Daya Lokal
PEP Jatibarang Field Jadi Lokasi Studi KKDN Universitas Pertahanan RI, Fokus pada Peran Hulu Migas
Hidupkan Lapangan Tua, PEP Bangkitkan Produksi Energi Nasional dengan Target Produksi 213 MBOEPD
PEP Bunyu Ajak Pelajar Jadi Agen Perubahan Lingkungan Lewat BEYG 2025 di Kalimantan Utara