Mandiri Sahabat Desa Hadir untuk 200 Keluarga Rentan Stunting di Yogyakarta

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 9 Juni 2025 | 16:00 WIB
Mandiri Sahabat Desa merangkul 200 keluarga berisiko stunting di DI Yogyakarta.
Mandiri Sahabat Desa merangkul 200 keluarga berisiko stunting di DI Yogyakarta.

 
Kabar BUMN - Bank Mandiri terus menguatkan perannya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat desa guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
 
Lewat program Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri merangkul 200 keluarga berisiko stunting yang tersebar di empat kelurahan di Kabupaten Kulon Progo serta dua kelurahan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Mandiri untuk mendukung terciptanya kemajuan dan pembangunan desa sehingga desa menjadi wilayah yang kompetitif dan sejahtera bagi masyarakatnya.

Baca Juga: Bukit Asam Salurkan 292 Hewan Kurban, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat di Momen Idul Adha

Langkah ini merupakan bagian dari kontribusi Bank Mandiri dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Sinergi ini juga bagian dari dukungan terhadap aspirasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam pembangunan sumber daya manusia unggul sejak dini.

Vice President Bank Mandiri Area Yogyakarta, Evi Martiani menyatakan program Mandiri Sahabat Desa yang berlangsung selama enam bulan ini mencakup intervensi gizi dan non-gizi dengan memberikan paket makanan bergizi mingguan.

Baca Juga: Uniknya Kuliner Khas Bima, Beberapa Merupakan Warisan Kesultanan Bima

Bank bersandi saham BMRI ini, lanjut dia, menyalurkan beras premium, telur, sayuran, serta protein hewani kepada ibu hamil dan anak-anak usia di bawah dua tahun.

“Mandiri Sahabat Desa bukan sekadar program bantuan yang berfokus pada aspek ekonomi dan pendidikan namun memiliki fokus pada aspek penanggulangan prevalensi stunting dengan strategi jangka panjang yang menyasar fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk membangun generasi sehat dan produktif sejak dini.

"Inisiatif ini menjadi penajaman dan pelengkap Program Makan Bergizi Gratis yang fokus pada anak sekolah berusia 6 hingga 12 tahun,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Minggu (8/6)

Baca Juga: SIER Ikut Serahkan Bantuan Kurban Holding BUMN Danareksa

Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, program penanggulangan prevalensi stunting ini, Bank Mandiri menggandeng relawan BKKBN sebagai pendamping keluarga (PK) yang juga akan melakukan pemantauan dan edukasi gizi kepada para penerima manfaat.

Tak hanya itu, program yang memberikan akses terhadap layanan kesehatan (access to healthcare) ini juga menyisipkan edukasi pengelolaan keuangan kepada para peserta, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk meningkatkan literasi finansial masyarakat desa.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Mandiri Sahabat Desa juga telah hadir menyapa 200 keluarga rawan stunting di Kabupaten Keerom, Papua dan 200 keluarga rawan stunting lagi Kota Palu Sulawesi Tengah.

Baca Juga: 4 Pemandian Alam di Yogyakarta, Airnya Dingin Menyegarkan Raga dan Jiwa

“Dengan menyatukan intervensi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan dari program Mandiri Sahabat Desa, kami ingin membangun desa yang lebih kompetitif dan mandiri, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini