Kabar BUMN – Guna memperkuat sinergi dalam penerapan keselamatan, kesehatan kerja, perlindungan lingkungan (K3LL), dan prinsip keteknikan dalam pengembangan energi panas bumi, Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menyelenggarakan Pertemuan Teknis K3LL dan Keteknikan Panas Bumi.
Acara ini berlangsung pada Rabu (18/6) di kantor Ditjen EBTKE, Menteng, Jakarta.
Forum tersebut mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan penting, seperti Direktur Panas Bumi Gigih Udi Atmo, Koordinator Keteknikan dan Lingkungan Panas Bumi Sahat Simangunsong, perwakilan perusahaan pengembang panas bumi, Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia, serta kepala teknik panas bumi dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Kolaborasi MIND ID Group, Anak Usaha PT Timah Tbk Luncurkan Proyek PLTS
Salah satu bagian utama dalam pertemuan ini adalah presentasi dari Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Avep Disasmita, yang menyampaikan materi berjudul “Pertamina Drilling Sustain to Generative Culture Through Strong Leadership.”
Dalam kesempatan tersebut, Avep menekankan bahwa kepemimpinan yang kuat merupakan fondasi dalam menciptakan budaya kerja yang adaptif dan berkelanjutan di industri energi.
“Pertamina Drilling terus menunjukkan kapabilitasnya sebagai perusahaan jasa pengeboran dan energi kelas dunia, dengan cakupan layanan menyeluruh dari hulu ke hilir,” ujar Avep.
Baca Juga: PLN Catat Peningkatan Keandalan Listrik Sepanjang 2024, Durasi dan Frekuensi Gangguan Menurun 24%
Dalam operasionalnya, Pertamina Drilling saat ini mengelola 49 unit land rig, 2 unit offshore workover rig, dan 1 unit jack-up rig melalui skema kerja sama strategis.
Unit-unit tersebut tersebar di empat regional, yakni: Regional 1 (30 rig), Regional 2 (7 rig, 2 offshore workover rig, 1 jack-up rig), Regional 3 (7 rig), dan Regional 4 (2 rig), dengan kemampuan rig berkisar antara 1000 hingga 1500 HP.
Tidak hanya aktif di dalam negeri, Pertamina Drilling juga melebarkan sayap ke ranah internasional.
Baca Juga: 4 Tempat Makan Legendaris di Garut, Rasanya Khas Banget Kota Intan Tersebut
Perusahaan menjalankan layanan non-rig services di Malaysia dan ikut serta dalam proyek di Timor Gap, Timor Leste.
Kerja sama dengan perusahaan besar seperti Medco, Tomori, dan ExxonMobil memperkuat peran Pertamina Drilling di sektor migas nasional dan global.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Program Desa Energi Berdikari Pertamina Raih Penghargaan Internasional di Energy Asia Awards 2025
Pertamina Gelar Anugerah Jurnalistik 2025 di 10 Wilayah, Jangkau Aceh hingga Papua
Air Bersih Mengalir ke Rumah Warga Sragen, Pertamina dan Seruni Jadi Penggeraknya
Pertamina EP Tegaskan Komitmen Operasional dan Transformasi Lewat RUPST 2024
Eksplorasi Cerita Humanis dalam Program TJSL, Pertamina Ajak Peserta AJP 2025 Terlibat Aktif