Budidaya Maggot Jadi Solusi Sampah Organik, Pertamina EP Sangatta Gelar Pelatihan Bersama Warga

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 24 Juni 2025 | 07:30 WIB
Pertamina EP Sangatta adakan pelatihan budidaya maggot untuk atasi sampah organik dan tingkatkan ketahanan pangan masyarakat Kutai Timur. (Dok. Pertamina EP)
Pertamina EP Sangatta adakan pelatihan budidaya maggot untuk atasi sampah organik dan tingkatkan ketahanan pangan masyarakat Kutai Timur. (Dok. Pertamina EP)

Kabar BUMN – PT Pertamina EP (PEP) Sangatta Field, yang berada di bawah naungan Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, mengadakan pelatihan budidaya maggot sebagai bagian dari program Bintang Pertiwi.

Kegiatan ini berlangsung di Gang Kamarema, Desa Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Pelatihan ini memperkenalkan teknik budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai metode pengelolaan sampah organik rumah tangga berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Baca Juga: Wahana Baru di Ambarawa, Jelajah Taman Museum Kereta Api dengan Kendaraan Ramah Lingkungan

Pemanfaatan maggot sebagai pakan ikan dan ayam memberikan nilai tambah dari limbah organik, selain berkontribusi positif pada aspek lingkungan.

Manager PEP Sangatta, Cahyo Nugroho, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan melalui partisipasi aktif masyarakat.

“Program Bintang Pertiwi tidak terbatas pada kegiatan pengelolaan sampah, namun juga mencakup budidaya jamur, hortikultura, peternakan dan perikanan,” ungkap Cahyo.

Baca Juga: Promo DAMRI Diperpanjang, Tarif Rp60 Ribu ke Bandara Soekarno-Hatta Masih Berlaku

Lewat program CSR yang menekankan inovasi sosial dan lingkungan, perusahaan berharap dampak berkelanjutan dapat dirasakan masyarakat.

Kegiatan ini menggandeng banyak pihak, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) Berseri, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sangatta Selatan, serta P3OKT (Penggerak Pengembangan Pertanian Organik Kutai Timur).

Selain itu, pelatihan ini juga didukung mitra binaan CSR Pertamina Patra Niaga AFT Sepinggan Balikpapan serta lembaga sosial Careid yang memfasilitasi kegiatan sekaligus menyediakan narasumber.

Baca Juga: Hindari Overtourism, Ini Kota Kecil yang Indah dan Tenang Karena Penduduknya Paling Sedikit di Jepang

Pelatihan dipandu oleh Thomas Sakino, narasumber dari mitra binaan CSR Pertamina Patra Niaga AFT Sepinggan Balikpapan.

Ia menjelaskan teknik-teknik praktis budidaya maggot dan berbagi pengalaman seputar nilai ekonomi serta kontribusi ekologis dari BSF.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini