BULOG Gencarkan Penyaluran Beras SPHP, Jaga Harga dan Ketersediaan Pangan Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 14 Juli 2025 | 16:30 WIB
Perum BULOG terus menggencarkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Indonesia. (Dok. BULOG)
Perum BULOG terus menggencarkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Indonesia. (Dok. BULOG)

Kabar BUMN - Perum BULOG terus mengintensifkan penyaluran beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh penjuru Indonesia.

Langkah strategis ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang merata di tengah masyarakat.

Penyaluran dilakukan dengan pengawasan ketat dari berbagai instansi agar distribusinya tepat sasaran dan sesuai regulasi.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, BULOG Akan Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP hingga Desember 2025

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Mokhamad Suyamto, menegaskan bahwa pihaknya tengah mempercepat pendistribusian beras SPHP melalui jaringan distribusi resmi yang tersebar luas.

“Kami berkomitmen menjaga keterjangkauan beras di masyarakat serta memperkuat stabilitas harga pangan nasional,” ujarnya.

Beras SPHP disalurkan melalui berbagai kanal, mulai dari pasar tradisional, Kios Pangan binaan pemerintah, hingga program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar bersama pemerintah daerah.

Baca Juga: Perkuat UMKM dan Distribusi Pangan, BULOG Luncurkan Program “Bulog Peduli UMKM” di Banyumas

Selain itu, distribusi juga diperluas melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar menjangkau masyarakat di berbagai lapisan.

Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium yang telah ditetapkan pemerintah.

Harganya bervariasi, yaitu Rp12.500/kg untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi; Rp13.100/kg untuk Sumatera (di luar Lampung dan Sumsel), NTT, dan Kalimantan; serta Rp13.500/kg untuk Maluku dan Papua.

Baca Juga: Kementerian BUMN Resmi Mengganti Direktur Utama Perum BULOG

"Setiap konsumen dapat membeli beras SPHP maksimal sebanyak 2 pak, atau 10 kilogram, dengan harapan beras SPHP dapat dirasakan bersama dan merata oleh seluruh masyarakat Indonesia," tambah Suyamto.

Untuk memastikan program ini berjalan optimal, BULOG bekerja sama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, Satgas Pangan Polri daerah/wilayah, dan instansi terkait lainnya dalam melakukan pengawasan intensif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini