PHE Raih Industry Award 2025 Berkat Komitmen Kembangkan Teknologi CCS/CCUS

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 09:30 WIB
PHE meraih Industry Award 2025 berkat komitmennya kembangkan teknologi CCS/CCUS untuk energi hijau dan keberlanjutan industri migas. (Dok. PHE)
PHE meraih Industry Award 2025 berkat komitmennya kembangkan teknologi CCS/CCUS untuk energi hijau dan keberlanjutan industri migas. (Dok. PHE)

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), selaku Subholding Upstream Pertamina, menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kemandirian energi nasional dan mendorong ekonomi hijau.

Hal ini tercermin melalui langkah strategis PHE dalam mengembangkan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization Storage (CCUS), yang menuai perhatian luas, termasuk dari media Warta Ekonomi.

Melalui beragam inisiatif dalam memperluas bisnisnya, terutama dalam pengembangan teknologi rendah karbon seperti CCS dan CCUS, PHE mampu membuktikan kapasitasnya sebagai perusahaan hulu migas yang tangguh.

Baca Juga: Peringati HAN 2025, ITDC Ajak Anak Lebih Dekat dengan Dunia Pariwisata yang Inklusif dan Berkelanjutan

Perusahaan ini terus berinovasi melalui transformasi digital, peningkatan efisiensi proses, dan respons adaptif terhadap perkembangan teknologi.

PHE juga tetap mengoptimalkan bisnis utamanya lewat peningkatan produksi migas hulu, menjaga baseline produksi, serta melakukan investasi berkelanjutan demi memperkuat strategi pengembangan energi bersih.

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, PHE berhasil meraih penghargaan Industry Award 2025 dalam kategori Energy and Mining.

Baca Juga: Pantai Pudak, Surga Tersembunyi di Blitar yang Masih Belum Banyak Dijamah Wisatawan

PHE dianugerahi predikat “Indonesia Best Oil and Gas Industry for Advancing CCUS Technology in Enhancing Hydrocarbon Recovery”. Penghargaan ini diberikan oleh Warta Ekonomi secara simbolis di Jakarta pada Kamis (24/07).

Dalam acara penghargaan yang turut dihadiri Kementerian Perindustrian, Staf Ahli Menteri bidang Percepatan Transformasi Industri 4.0, Emmy Suryandari.

Ia menegaskan bahwa pelaku industri perlu memiliki ketajaman dalam merespons dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, seperti konflik geopolitik, perang dagang, dan perlambatan pertumbuhan industri.

Baca Juga: Ikuti Program Magang Bersertifikat dari AirNav Indonesia, Tersedia 3 Lowongan untuk Posisi Berikut

Emmy berharap, ajang ini bisa mendorong pelaku industri lainnya agar terus bertransformasi dan memberi kontribusi pada perekonomian nasional.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang atau penerima penghargaan Industry Award 2025, atas keberhasilannya dalam melaksanakan atau menerapkan transformasi, inovasi proses, serta kontribusi terhadap peningkatan daya saing industri nasional."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini