ASDP Journalism Award 2025 Kembali Digelar: Wadah Cerita yang Menyatukan Indonesia

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 18:45 WIB
ASDP Journalism Award 2025 Kembali Digelar: Wadah Cerita yang Menyatukan Indonesia (Dok. ASDP)
ASDP Journalism Award 2025 Kembali Digelar: Wadah Cerita yang Menyatukan Indonesia (Dok. ASDP)

Kabar BUMN — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menyelenggarakan kompetisi jurnalistik tahunan yang dinanti para jurnalis dan pegiat media di Indonesia, yaitu ASDP Journalism Award 2025.

Ajang ini tidak hanya menjadi perlombaan biasa, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang menyoroti konektivitas antarpulau, keberagaman budaya, dan semangat persatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Cerita Kita, Cerita Indonesia: Makna Indonesia Seutuhnya”.

Baca Juga: PaDi UMKM 2025 Jadi Wadah Pertamina Dorong Produk Lokal Lebih Tampil

Melalui tema tersebut, ASDP mengundang jurnalis profesional, pembuat konten independen, hingga masyarakat umum untuk membagikan kisah yang mencerminkan hubungan manusia antarwilayah serta nilai-nilai budaya dan sosial yang membentuk identitas Indonesia masa kini.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengatakan bahwa tema tersebut tidak hanya merayakan luasnya wilayah kepulauan Indonesia, tetapi juga menyoroti kisah-kisah manusia yang saling terhubung melalui ruang perjuangan dan harapan.

“Indonesia bukan sekadar gugusan pulau. Ia hidup dalam kisah-kisah yang dituturkan masyarakatnya, kisah tentang perjalanan, tentang persaudaraan, tentang makna menjadi satu bangsa."

Baca Juga: Asal Usul Danau Toba: Legenda Ucok Samosir yang Melegenda

"Lewat ASDP Journalism Award 2025, kami ingin membuka ruang bagi suara-suara itu, agar lebih luas terdengar dan dimaknai,” ujarnya.

Kompetisi ini terbuka untuk berbagai kalangan, dari jurnalis media cetak, online, radio, hingga televisi. Tidak hanya itu, fotografer jurnalistik, komunitas kreatif, dan masyarakat umum juga diberikan kesempatan untuk mengirimkan karyanya.

Bentuk karya bisa berupa tulisan naratif, dokumenter, foto, maupun vlog, asalkan telah dipublikasikan di media resmi atau media sosial antara 1 Juni hingga 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Turun dari KRL, Langsung Nyambung ke KAI Expo 2025! Shuttle Gratis DAMRI Siap Antar

Menariknya, tahun ini dua kategori baru yakni “Citizen Journalism” dan “Homeless Media” turut dihadirkan.

Kategori ini membuka jalan bagi para kreator non-jurnalis untuk menyampaikan pandangan mereka lewat konten digital yang kuat dan menyentuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini