Lilin Aromaterapi dari Jelantah, Sentuhan Berkelas Mitra Binaan Patra Drilling Contractor di Workshop ESG

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Peserta workshop ESG PDC pulang bukan hanya dengan ilmu, tapi juga lilin aromaterapi eksklusif hasil kreativitas mitra binaan.
Peserta workshop ESG PDC pulang bukan hanya dengan ilmu, tapi juga lilin aromaterapi eksklusif hasil kreativitas mitra binaan.

Kabar BUMN - Sebagai penutup manis dari workshop ESG Integration in Construction: Building Sustainable Infrastructure for Net Zero Future, PT Patra Drilling Contractor (PDC) memberikan kejutan yang tak biasa, produk kreatif dari mitra binaannya.

Seluruh peserta yang hadir dalam acara di Townhall, PDC Tower, Jakarta pada Kamis, 31 Juli 2025, mendapat lilin aromaterapi eksklusif yang terbuat dari bahan tak terduga, minyak jelantah daur ulang.

Produk ini menjadi simbol konkret dari komitmen PDC terhadap praktik berkelanjutan.

Baca Juga: ASDP All Out Dukung Danau Toba Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Aquabike dan F1 Powerboat

Lilin unik tersebut merupakan buah dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PDC, yang tahun ini menyoroti inisiatif Mari Kelola Jelantah Kita (MALIKA) sebagai salah satu program unggulan dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk bernilai.

Corporate Secretary PT Patra Drilling Contractor Ani Aryani menjelaskan, dilaksanakannya program pengolahan minyak jelantah bertujuan mengurangi limbah jelantah dan menjadikannya produk yang layak guna dan menghasilkan.

“Sesuai tujuan program TJSL PDC lainnya, program ini juga kami selenggarakan agar dapat memberdayakan masyarakat melalui kegiatan kewirausahaan berbasis UMKM lokal,” jelasnya.

Baca Juga: Kemitraan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia dan PETRONAS Chemicals Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Industri

Selain itu, program MALIKA menjadi pilihan karena berkesinambungan dengan salah satu unit bisnis PDC, yakni Food and Lodging Services (FLS) yang rutin menghasilkan minyak jelantah dari hasil produksi olahan makanan.

Ani mengungkapkan, lilin yang menjadi cinderamata workshop ESG Integration in Construction merupakan hasil produksi peserta Pelatihan Pengelolaan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi dan Sabun.

Pelatihan itu diselenggarakan selama 14 hari sejak tanggal 26 Juli 2025 di Desa Petani dan Desa Bulumanis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Baca Juga: Liburan Seru dan Hemat! Intip Promo Tiket Ocean Park BSD Agustus 2025

Workshop ESG Integration in Construction: Building Sustainable Infrastructure for Net Zero Future jadi panggung bagi mitra binaan PDC yang menghadirkan lilin jelantah berkualitas.

Selama program Pelatihan para peserta diajarkan untuk penyulingan minyak jelantah, proses bleaching minyak, praktik pengolahaan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan sabun, pengemasan produk, hingga manajemen usaha.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini