PEP Tanjung Field Latih Warga Olah Limbah Tekstil Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16:30 WIB
PEP Tanjung Field menggelar pelatihan menjahit metode patchwork dan slashing bagi masyarakat Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. (Dok. PEP Tanjung Field)
PEP Tanjung Field menggelar pelatihan menjahit metode patchwork dan slashing bagi masyarakat Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. (Dok. PEP Tanjung Field)

Kabar BUMN - Sebagai upaya mendukung pemberdayaan UMKM sekaligus mengurangi limbah tekstil di wilayah operasinya, PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field menggelar pelatihan menjahit metode patchwork dan slashing bagi masyarakat Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Pelatihan yang berlangsung selama empat hari sejak awal Juli 2025 ini diikuti Kelompok Cetak Saring dan Jahit (CETAR) binaan PEP Tanjung Field.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Menjahit RT 06 Desa Masukau tersebut bertujuan membekali UMKM Madani dengan keterampilan mengolah kain perca dan coverall bekas menjadi produk bermanfaat dan bernilai jual, seperti tas, sarung bantal, hingga dekorasi rumah artistik.

Baca Juga: Tanjung Bulan BERSINAR: Program PEP Prabumulih Field untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Melalui Budidaya Ikan Berkelanjutan

Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Parmonangan Nainggolan, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis yang sejalan dengan kemandirian masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Kami berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang mendukung pengembangan masyarakat dan pelestarian lingkungan selaras dengan upaya pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan ini selaras dengan SDGs nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Baca Juga: Tanam Mangrove & Coastal Clean-Up: SKK Migas-KKKS PEP Papua Bawa Energi Positif ke Sorong

Melalui program CSR CETAR yang menaungi pelatihan ini, lanjut Charlie, perusahaan berupaya menambah keterampilan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan dengan mengurangi limbah hasil operasi perusahaan.

Untuk mendukung praktik selama pelatihan, PEP Tanjung Field juga menyediakan bahan berupa coverall yang sudah tidak digunakan, sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan soft skill dan daya saing UMKM lokal.

Ketua Kelompok CETAR, Lina Wati, mengapresiasi penuh dukungan yang diberikan.

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing Masyarakat, PEP DMF Gelar Sertifikasi K3 untuk Lulusan SMK di Sekitar Wilayah Operasional

“Terima kasih kepada PEP Tanjung Field yang telah memfasilitasi pelatihan dan memberikan bantuan bahan untuk pelatihan menjahit ini.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan kami.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini