Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) kembali menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 sebagai bentuk penghargaan kepada media yang berperan dalam mendukung transformasi dan transisi energi nasional.
Mengusung tema Energizing Indonesia, ajang ini menjadi penyelenggaraan ke-22 sejak pertama kali digelar pada 2003.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa seluruh jurnalis dari berbagai wilayah di Indonesia dapat mengikuti kompetisi ini.
Baca Juga: 6 Kudapan Khas Pontianak, Dipengaruhi Kekayaan Kuliner Tiongkok, Dayak, dan Melayu
“Jurnalis Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) juga berkesempatan untuk berkompetisi karya jurnalistiknya di AJP 2025,” ujar Fadjar dalam kegiatan sosialisasi AJP 2025 Teritorial Sumbagsel pada 11 Agustus 2025.
Fadjar menambahkan, AJP menjadi agenda tahunan yang disiapkan Pertamina sebagai wujud apresiasi terhadap insan pers yang telah memberikan informasi edukatif, inspiratif, serta mampu membangun optimisme masyarakat.
Kompetisi ini terbuka bagi semua jurnalis dan tidak membatasi jumlah karya yang dikirimkan. Tersedia delapan kategori lomba yang terbagi ke dalam dua pilar topik, yaitu Bisnis dan Non-Bisnis, yang mencakup Karya Tulis, Karya TV, Karya Radio, serta Essay Foto.
Baca Juga: 18 Persen Pemimpin di Pertamina Group Adalah Perempuan, Menuju 25 Persen sebagai Wujud Pemberdayaan
“Perhelatan AJP tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Pertamina dan media di seluruh Indonesia,” jelas Fadjar.
Ia menegaskan peran penting jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang, terutama mengenai langkah Pertamina dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan.
“Melalui AJP 2025, kami mengajak insan pers di Sumbagsel untuk menghadirkan karya yang menginspirasi dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” kata Fadjar.
Baca Juga: KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional
Karya yang dapat diikutsertakan adalah yang telah dipublikasikan pada periode 1 November 2024 hingga 31 Oktober 2025.
Proses penjurian dilakukan secara ketat dan independen oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi media, praktisi komunikasi, pengamat energi, serta fotografer profesional.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Strategi Ganda Pertamina, Langkah Pasti Menuju Ketahanan Energi Nasional
Edukasi EBT, Pertamina NRE Ajak Generasi Muda Wujudkan Transisi Energi
Pertamina Perkuat Peta Jalan NZE, Wujudkan Ketahanan dan Keberlanjutan Energi Nasional
Pertamina EP Tingkatkan Kapasitas Produksi Lapangan Akasia Bagus untuk Mendukung Kemandirian Energi Nasional
18 Persen Pemimpin di Pertamina Group Adalah Perempuan, Menuju 25 Persen sebagai Wujud Pemberdayaan