Pertamina EP Genjot Produksi Lapangan Akasia Bagus untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 12 Agustus 2025 | 15:45 WIB
Pertamina EP saat ini tengah fokus mengembangkan fasilitas Lapangan Akasia Bagus untuk meningkatkan produksinya. (Dok. Pertamina EP)
Pertamina EP saat ini tengah fokus mengembangkan fasilitas Lapangan Akasia Bagus untuk meningkatkan produksinya. (Dok. Pertamina EP)

Kabar BUMN - Dalam rangka mendukung program Asta Cita pemerintah guna mencapai ketahanan energi nasional, Subholding Upstream Pertamina fokus mengembangkan proyek strategis Stasiun Pengumpul Akasia Bagus (SP ABG) Stage 1 di Lapangan Akasia Bagus.

Lapangan ini merupakan wilayah kerja PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina Hulu Energi yang berada di bawah naungan Subholding Upstream Pertamina.

Fasilitas SP Akasia Bagus dirancang untuk mengolah minyak dan gas dengan kapasitas total 9.000 barel cairan per hari (BLPD) dan 22 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Baca Juga: Pertamina EP Tingkatkan Kapasitas Produksi Lapangan Akasia Bagus untuk Mendukung Kemandirian Energi Nasional

General Manager Zona 7 Regional Jawa, Afwan Daroni, menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas produksi akan dilengkapi dengan CO₂ Removal Package berbasis sistem amina (MDEA), Gas Dehydration Unit, dan Thermal Oxidation (TOX).

Langkah ini bertujuan mengurangi kadar CO₂, H₂S, dan air agar memenuhi spesifikasi penjualan gas sesuai Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) yang berlaku di Jawa Barat.

Plt. Direktur Utama PT Pertamina EP sekaligus pimpinan Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, Muhammad Arifin, mengungkapkan bahwa sebelumnya SP Akasia Bagus hanya berkapasitas sekitar 1.750 BLPD dan 3 MMSCFD.

Baca Juga: Pertamina EP Cepu Buktikan Kelas Dunia, Satu-satunya Migas Indonesia di Top 10 International Safety Awards 2025

“Melalui kreativitas dan intuisi kawan-kawan pekerja, ternyata menghasilkan jauh lebih besar daripada apa yang diprediksi di awal.

"Kami memohon doa dan dukungannya agar proyek ini segera terselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, berharap proyek ini berjalan lancar dengan penerapan ketat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Baca Juga: Pertamina EP Pastikan Pasokan Gas Kembali Normal Usai Insiden Pipa

“Kita harap di semester kedua 2025, project ini sudah onstream, sehingga kita dapat memonetisasi cadangan gas di lapangan Akasia Bagus dan berkontribusi pada peningkatan produksi migas Indonesia.

"Dan tentunya dengan kolaborasi yang baik, pengembangan stage 2 dari lapangan ini juga dapat diakselerasi,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini