Kabar BUMN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memetakan target B2B Going to Digital IT Market untuk dapat memenangkan pasar enterprise dan mendorong pencapaian kontribusi >30% dalam 5 tahun ke depan.
Untuk terus berinovasi dan berkembang bersama pelanggan memajukan B2B industri Indonesia, Telkom telah siap dengan layanan Non Connectivity dan Connectivity.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine bersama Direktur IT Digital Telkom Faizal R. Djoemadi menyampaikan, sebagai digital transformation enabler, Telkom menghadirkan integrated digital ecosystem.
Antara lain melalui layanan Connectivity+, Internet of Things (IoT), Cybersecurity, dan Artificial Intelligence (AI).
Connectivity+ dari Telkom diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang memicu pertumbuhan pelaku usaha B2B dengan dukungan konektivitas komprehensif yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Beberapa produk, seperti SDWAN, Astinet, HSI, Metro-E, IP Transit, hingga VPN IP yang terintegrasi dengan keamanan jaringan dalam satu layanan (Secure Access Service Edge/SASE) dapat menjadi solusi bisnis untuk akses jaringan yang lebih cerdas, cepat, dan fleksibel di seluruh Indonesia.
Baca Juga: SPHP BULOG Tekan Harga Gabah dan Beras Menjelang HUT RI ke-80
“Dengan dukungan mitra global Telkom, pelanggan mendapat akses nasional melalui jaringan fiber, wireless, dan satelit, serta kemampuan kontrol penuh kinerja jaringan secara real-time,” jelas Veranita pada Media Update bersama para awak media di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Pada layanan IoT, Telkom menghadirkan solusi digital untuk menciptakan peluang bagi pebisnis dengan memudahkan integrated device management yang dikelola melalui port terpusat untuk kemudahan kendali lintas lokasi.
Veranita menjelaskan, Telkom sangat peduli dengan keamanan dan proteksi data pelanggan melalui Cybersecurity yang memberikan perlindungan menyeluruh, melalui kerja sama dengan mitra global untuk pencegahan proaktif, perlindungan end-to-end, dan respon cepat 24/7.
Baca Juga: Pertamina Bagikan Seribu Seragam Sekolah, Tebar Semangat di Bulan Kemerdekaan
Telkom juga menghadirkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk monitoring perangkat secara real-time, analisis sentimen publik dan kampanye digital, pengolahan visual big data, hingga peninjauan dokumen cepat dan aman.
AI ini juga dioptimalkan untuk personalisasi komunikasi dan pendidikan digital melalui platform seperti Netmonk, OCA, dan Pijar Sekolah.
Artikel Terkait
Kecakapan Digital untuk Guru, Program IDL 2025 Telkom Disambut Positif Bupati Cirebon
Rumah BUMN Telkom Cetak Sejuta Kemasan Menarik, UKM Naik Kelas dan Naik Omzet
Telkom Luncurkan WMS Fit dan Perkuat WMS Standard untuk Dukung Konektivitas Bisnis Digital
Telkom Gandeng Ribuan Guru dan Siswa dalam Kunjungan Industri Digital 2025
Telkom Selenggarakan PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025, Dorong Daya Saing dan Akses Pasar UMKM
Telkom Libatkan 50 Relawan untuk Lestarikan Lamun di Pulau Pari