Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 24 September 2025 | 19:00 WIB
Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan (Dok. Pertamina)
Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina EP Zona 14 Papua Field Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina berhasil menyabet dua penghargaan Platinum pada ajang Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Sucofindo (Persero).

Kedua penghargaan tersebut diraih untuk kategori Pengurangan dan Pemanfaatan Limbah B3 serta Penurunan Emisi, melalui implementasi inovasi TERAPIS Filter Pelepah Pisang pada sistem Fuel Filter Diesel Engine.

Penganugerahan ENSIA 2025 berlangsung di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Selasa, 16 September 2025.

Baca Juga: PT Timah Raih Penghargaan PRISMA atas Komitmen pada Standar Hak Asasi Manusia

Penghargaan diserahkan langsung kepada Assistant Manager Environment Zona 14, Andi Paizal, yang hadir mewakili Pertamina EP Zona 14 Papua Field.

Dengan mengusung tema “Innovation for Socio-Economic and Ecological Harmony”, ENSIA 2025 menjadi ajang apresiasi bagi perusahaan yang konsisten melahirkan inovasi ramah lingkungan."

"Kegiatan ini juga diposisikan sebagai pelengkap strategis Program PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dengan penilaian yang tidak sekadar menekankan kepatuhan regulasi, melainkan juga mendorong peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Berapa Harga Tiket yang Dibutuhkan untuk ke Festival Jak-Japan Matsuri 2025 di Jakarta?

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik keberadaan ENSIA 2025.

Diaz menegaskan bahwa ENSIA menjadi instrumen pelengkap penting bagi Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup karena proses penilaiannya membantu perusahaan mencapai standar lingkungan yang komprehensif.

Inovasi TERAPIS Filter Pelepah Pisang hasil pengembangan Papua Field telah melewati tahapan desain, pengujian laboratorium, hingga uji coba langsung di mesin.

Baca Juga: PIEP Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Workshop STEM untuk Sahabat Istimewa

Hasilnya, teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi filtrasi hingga 80,6%, menekan potensi Loss Production Opportunity (LPO) sebesar 119,56 barrel, menghemat biaya filter mencapai Rp180,3 juta, menurunkan emisi sebesar 529,53 ton CO₂eq per tahun, serta mengurangi timbulan limbah B3 sebanyak 1.128 kg.

“Atas penghargaan ini, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi berbasis lingkungan yang mendukung operasional berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi sosial dan ekonomi,” ujar Andi Paizal, Assistant Manager Environment Zona 14.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini