Bio Farma dan Hermina Hospitals Perkuat Layanan Diagnostik Kanker Berbasis Radiofarmaka

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 20 Oktober 2025 | 07:46 WIB
Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal (kelima dari kiri)dan Dr. Yulisar Khiat (keempat dari kanan) pada sesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal (kelima dari kiri)dan Dr. Yulisar Khiat (keempat dari kanan) pada sesi penandatanganan Nota Kesepahaman.

Kabar BUMN – PT Bio Farma (Persero), induk Holding BUMN Farmasi, terus memperluas kontribusinya dalam mendukung kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional.

Hal itu diwujudkan dengan kerja sama strategis antara Bio Farma dengan Hermina Hospitals melalui anak perusahaannya, PT Medika Loka Manajemen (MLM).

Nota kesepahaman yang dijalankan terkait penyediaan produk radiofarmaka pertama buatandalam negeri, Fludeoxyglucose - 18F bermerek dagang FloDeg, komponen utama yang digunakan dalam deteksi dini dan diagnosis kanker.

Baca Juga: PLN Tebar Cahaya, Rayakan HLN ke-80 dengan Aksi Berbagi di Seluruh Nusantara

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Hermina Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat, dilakukan oleh dr. Kamelia Faisal, Direktur Sales Bio Farma, dan Dr. Yulisar Khiat, DirekturUtama PT Medika Loka Manajemen, pada hari Kamis, 16 Oktober 2025.

Melalui kerja sama ini, Bio Farma akan menjadi pemasok resmi FloDeg bagi RS Hermina Bekasi, salah satu pusat layanan unggulan onkologi di jaringan Hermina Hospitals.

Implementasi teknologi radiofarmaka ini diharapkan dapat mempercepat proses deteksi kanker serta meningkatkan akurasi diagnosis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan efektif.

Baca Juga: PERURI Buka Peluang Karier Sebagai Graphic Designer, Simak Info Lengkap Lowongan Magangnya

Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi Bio Farma dalam menghadirkan solusi diagnostik kanker yang lebih modern dan presisi.

"Melalui pemanfaatan teknologi radiofarmaka FloDeg, kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan standar tinggi tanpa harus bergantung pada pasokan luar negeri,” ujarKamelia. 

Baca Juga: BNI Perkuat Dukungan terhadap Energi Hijau, Biayai Proyek Geotermal Geo Dipa Energi hingga 500 MW

Produk FloDeg menjadi game changer dalam layanan diagnostik kanker di Indonesia, khususnya untuk teknologi Positron Emission Tomography (PET) Scan, yang selama ini sangat tergantung pada produk impor.

Inovasi ini merupakan hasil kerja nyata Bio Farma dalam menghadirkan solusi berbasis riset dan teknologi tinggi demi mendukung transformasi sistem kesehatan nasional. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini