Jasa Marga Bentuk Satgas Peningkatan Kualitas Pelayanan Jalan Tol untuk Periode 2025–2026

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 15:00 WIB
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono saat peluncuran Satgas PKPJT 2025-2026 yang berlangsung pada Kamis (16/10) di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta. (Dok. Jasa Marga)
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono saat peluncuran Satgas PKPJT 2025-2026 yang berlangsung pada Kamis (16/10) di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta. (Dok. Jasa Marga)

Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi membentuk Satuan Tugas Peningkatan Kualitas Pelayanan Jalan Tol (Satgas PKPJT) untuk periode 2025–2026.

Peluncuran satgas ini berlangsung pada Kamis (16/10) di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, sebagai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kapabilitas operasional sekaligus meningkatkan pengalaman berkendara bagi para pengguna jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa pembentukan Satgas PKPJT merupakan bagian dari semangat transformasi layanan serta inisiatif Danantara, yang menempatkan peningkatan kualitas layanan publik sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Satu Tahun Kabinet Merah Putih, Sektor Pariwisata Kembali Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

“Satgas PKPJT hadir untuk memastikan service excellence yang konsisten dari transaksi hingga interaksi antar pelanggan dan petugas.

"Hal ini adalah salah satu upaya berkelanjutan Jasa Marga untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan perusahaan sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia,” ujar Rivan.

Lebih lanjut, Rivan menjelaskan pentingnya penguatan sinergi antar unit bisnis agar seluruh program dapat terukur dan memberikan dampak nyata.

Baca Juga: 4 Pura di Lombok Warisan Agama Hindu yang Terjaga dengan Baik

Ia menekankan bahwa integrasi indikator kinerja utama pelayanan ke dalam perencanaan operasional harian menjadi kunci agar proses perbaikan berjalan lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan.

Ketua Satgas PKPJT, Truly Nawangsasi, mengungkapkan bahwa satgas akan berfokus pada lima sektor utama, yakni layanan di gerbang tol, kondisi jalan tol, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), customer experience, serta layanan petugas jalan tol.

Pendekatan yang diterapkan menggabungkan perbaikan fisik, optimalisasi proses operasional, dan penguatan aspek emosional pelayanan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan.

Baca Juga: Wujudkan Karier Impianmu di Garuda Indonesia Group, Lowongan Sales & Marketing Sudah Dibuka

“Kami menerapkan kombinasi solusi cepat dan strategis, kuncinya adalah monitoring dan evaluasi.

"Melalui aplikasi monitoring progres berbasis digital, kita bisa memetakan capaian, hambatan, dan prioritas perbaikan secara real-time,” jelas Truly.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini