Pertamina Mantapkan Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Digital

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:30 WIB
Pertamina memperkuat ketahanan energi nasional lewat transformasi digital yang memastikan distribusi energi efisien, transparan, dan berkelanjutan. (Dok. Pertamina)
Pertamina memperkuat ketahanan energi nasional lewat transformasi digital yang memastikan distribusi energi efisien, transparan, dan berkelanjutan. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui penerapan transformasi digital di seluruh lini bisnisnya.

Pemanfaatan teknologi digital kini menjadi pilar utama dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keandalan sistem distribusi energi di Indonesia.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara pada sesi panel bertema “Membangun Ekosistem Digital Lintas Industri” dalam Indonesia Digital Conference (IDC) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2025.

Baca Juga: Lulus Program Transfer Knowledge, SDM Indonesia Siap Kuasai Teknologi Whoosh

“Semua pergerakan energi di darat, laut, dan udara kami kendalikan secara real-time dari pusat komando digital Pertamina. Teknologi ini memastikan energi tersalurkan tepat waktu dan akurat ke seluruh pelosok negeri,” jelas Arya.

Menurut Arya, transformasi digital memungkinkan Pertamina untuk mengelola rantai pasok energi dari hulu hingga hilir sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi yang lebih adaptif.

Teknologi ini tidak hanya memberikan efisiensi dalam operasi dan penghematan biaya, tetapi juga membantu perusahaan menyesuaikan diri dengan dinamika komunikasi di era digital yang serba cepat.

Baca Juga: Stok Melimpah, Pupuk Indonesia Siapkan 1,2 Juta Ton Pupuk Subsidi untuk Dukung Musim Tanam Oktober–Maret

Ia menambahkan, tantangan komunikasi saat ini memerlukan strategi yang berbeda dari masa lalu.

“Saat ini diperlukan kolaborasi lintas industri, termasuk dengan media mainstream, agar arus informasi bisa dikelola dengan cepat dan akurat."

"Dukungan dari media arus utama diperlukan, supaya pesan yang disampaikan industri tetap berimbang dan kredibel,” ujarnya.

Baca Juga: ASDP Siap Layani Lonjakan Penumpang Ambon Jelang Libur Nataru 2025

Arya juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi merupakan strategi komprehensif untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Pertamina yang menjaga energi tidak hanya di kota besar, tapi juga di daerah paling ujung Indonesia. Digitalisasi membuat Pertamina mampu melayani masyarakat lebih cepat, transparan, dan tangguh,” tegasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini