Kabar BUMN – PT Pertamina EP (PEP) Tarakan Field, bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Kalimantan, mendampingi kunjungan kerja SKK Migas Perwakilan Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) pada 15 September 2025 ke Bappeda Litbang Kota Tarakan.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat koordinasi antara SKK Migas Kalsul dengan pemerintah daerah di wilayah operasi hulu migas.
Kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan sinergi antara kegiatan hulu migas dan pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul, M. Ary Bagus Pratomo, menjelaskan bahwa SKK Migas memiliki peran dalam mengawasi pelaksanaan usaha hulu migas oleh para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), termasuk PEP Tarakan Field.
Ia menegaskan bahwa kegiatan hulu migas merupakan bagian dari mandat pemerintah untuk mewujudkan ketahanan energi nasional yang sejalan dengan Asta Cita, terutama swasembada energi.
Ary juga menekankan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting bagi kelancaran operasional hulu migas.
Baca Juga: Pantai Kuyon, Satu-satunya di Trenggalek yang Tawarkan Dua Panorama Unik
Lebih lanjut, Ary membedakan antara Corporate Social Responsibility (CSR) secara umum dan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dijalankan KKKS di bawah koordinasi SKK Migas.
“Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) dilaksanakan secara sistematis, terencana, dan terukur, dengan menekankan partisipasi atau pelibatan masyarakat serta pemangku kepentingan di daerah operasi,” jelas Ary.
Kepala Bappeda Litbang Kota Tarakan, Dr. Catur Hendratmo, S.T.P., M.M., memberikan apresiasi atas kontribusi PEP Tarakan dalam mendukung pembangunan daerah.
Baca Juga: PLN EPI Gandeng Farmindo Multi Dimensi Kembangkan Pengelolaan Limbah Jadi Energi Bersih
“Kami melihat secara langsung pelaksanaan program CSR PEP Tarakan, seperti kegiatan penanganan stunting dan penanaman mangrove. Program-program tersebut selaras dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kota Tarakan,” tuturnya.
Catur juga menyinggung rencana reaktivasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai wadah koordinasi antarperusahaan di Kota Tarakan.
Forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarperusahaan dan memastikan pelaporan kegiatan TJSL dilakukan secara terpusat melalui Bappeda Litbang.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
PEP Tanjung Field Dorong Desa Jirak Jadi Sentra Budidaya Ikan Haruan Melalui Program SEKARA Jirak
PEP Papua Gelar Program SELARAS 2025, Perkuat Kapasitas Masyarakat Hadapi Bencana
Inovasi MBP-Shield, PEP Bunyu Field dan PHENC Tanam 2.500 Mangrove di Pulau Bunyu
World Clean Up Day, PEP Papua Field Galang Ribuan Tangan untuk Indonesia Bersih
Jejak Kepedulian PEP Rantau: Inklusi Difabel, Energi Hijau, dan Lingkungan Berkelanjutan