Pertamina NRE Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkuat Langkah Menuju Energi Bersih Nasional

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 31 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Pertamina NRE sukses lampaui target kinerja triwulan III 2025 dengan produksi listrik dan capaian keuangan di atas target, sekaligus perkuat komitmen menuju NZE 2060. (Dok. Pertamina)
Pertamina NRE sukses lampaui target kinerja triwulan III 2025 dengan produksi listrik dan capaian keuangan di atas target, sekaligus perkuat komitmen menuju NZE 2060. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menutup triwulan ketiga tahun 2025 dengan capaian operasional dan keuangan yang mengesankan, melampaui target yang telah ditetapkan.

Total produksi listrik konsolidasi perusahaan mencapai 6.524.753 Megawatt hour (MWh), meningkat 19,2 persen dibandingkan target RKAP Triwulan III 2025.

Kinerja optimal ini ditopang oleh afiliasi PT Jawa Satu Power (JSP) yang mencatat produksi 2.690.693 MWh atau 48 persen di atas target.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! PENTAS Borobudur: Ngangeni Bakal Ramaikan Borobudur Akhir Oktober Ini

Sementara itu, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menghasilkan 3.745.357 MWh atau 5 persen lebih tinggi dari target, dan Pertamina Power Indonesia (PPI) mencatat 88.703 MWh, mendekati target 90.166 MWh.

Secara kumulatif, kapasitas terpasang Pertamina NRE kini mencapai 3.083 Megawatt (MW), meningkat pesat dari periode sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja CREC yang berhasil mengoperasikan PLTS baseload berkapasitas 197 MW serta sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS) sebesar 320 MWh pada September 2025.

Baca Juga: 12 Startup Pertamuda 2025 Langsung Gaet Investor di Panggung Final

Dengan tambahan ini, kapasitas terpasang dari CREC hingga triwulan III mencapai 526 MW. Proyek-proyek baru, termasuk CREC (Palawan’s Project) dengan kapasitas 526 MW, juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kapasitas.

Dalam aspek operasional, Pertamina NRE berhasil mencatat equivalent availability factor (EAF) sebesar 98,28 persen pada triwulan III, meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan tingkat keandalan pembangkit listrik yang sangat baik. Selain itu, nilai equivalent forced outage rate (EFOR) tetap nihil hingga akhir triwulan, menandakan tidak adanya gangguan tak terencana pada pembangkit listrik.

Baca Juga: Telkom Perkuat Kolaborasi Kampus dan Industri Lewat Seminar AI Connect

Dari sisi integritas aset, perusahaan berhasil mempertahankan kinerja dengan hasil zero low integrity asset, yang berarti seluruh aset berada dalam kondisi optimal dan tidak ada yang berisiko menurun fungsinya atau membahayakan operasi dan keselamatan.

Pada aspek keuangan, Pertamina NRE juga menorehkan hasil positif dengan pendapatan sebesar USD 325,4 juta, EBITDA sebesar USD 215,6 juta, dan laba bersih USD 85,13 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini