Pertamina EP Papua Field Gelar Doa Bersama Jelang Pengeboran Sumur Pengembangan Salawati

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 2 November 2025 | 16:30 WIB
PEP Papua Field gelar doa bersama dan seremoni pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW-C4X), Jumat (24/10/2025). (Dok. PEP Papua Field)
PEP Papua Field gelar doa bersama dan seremoni pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW-C4X), Jumat (24/10/2025). (Dok. PEP Papua Field)

Kabar BUMN - Sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon kelancaran dan keselamatan dalam memulai pengeboran sumur pengembangan di wilayah Salawati, Pertamina EP (PEP) Papua Field, yang merupakan bagian dari Zona 14 Regional 4 Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, menggelar doa bersama dan seremoni pengeboran sumur pengembangan Salawati (SLW-C4X) pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Kampung Maralol, Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain perwakilan SKK Migas Papua & Maluku, Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya dan Kabupaten Sorong, perwakilan marga ulayat, tokoh adat dan agama, masyarakat sekitar, serta PDSI sebagai mitra pelaksana pengeboran.

Dalam sambutannya, Field Manager Papua, Ardi, menjelaskan bahwa pengeboran ini merupakan langkah penting untuk menemukan sumber energi baru yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Pindad dan BRIN Resmikan Kolaborasi Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Nasional

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik kepada Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Sorong, TNI Polri, pihak Distrik Salawati Tengah, Distrik Salawati Selatan bahkan kepala Kampung, masyarakat adat, tokoh agama, yang sudah men-support secara penuh, sehingga rencana pengeboran sumur pengembangan sumur SLW-C4X ini bisa dimulai,” ujar Ardi.

Sebelumnya, PEP Papua Field telah menyelesaikan pengeboran eksplorasi di dua lokasi, yaitu sumur NEM-001 dan BINTANGUR-001.

Kini, kegiatan di Salawati difokuskan pada pengeboran pengembangan (development drilling) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi migas yang sudah ada.

Baca Juga: 4 Kota di Atas Air di Eropa, Selain Venesia, Italia

Ardi juga meminta dukungan dan doa dari seluruh pihak agar kegiatan pengeboran berjalan sukses serta membawa manfaat nyata.

“Kita berharap hasilnya baik dan dapat menambah produksi sehingga akan menghasilkan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Manager Well, Production & Project Zona 14, FX Bayu Kurniawan Saputra, dalam kesempatan tersebut menuturkan bahwa proses persiapan lokasi pengeboran di Salawati menghadapi banyak tantangan, terutama terkait kondisi cuaca dan logistik pengiriman material.

Baca Juga: BSI Catat Laba Rp5,57 Triliun di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo

“Lokasi sangat menantang, sehingga perlu upaya lebih dari kita semua.

"Namun begitu aspek keselamatan tetap yang utama untuk dilaksanakan,” jelas Bayu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini