Kabar BUMN - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program Community Involvement & Development (CID).
Salah satu wujud nyatanya terlihat di Kampung Posa, Distrik Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, di mana warga kini bisa menikmati air bersih berkat penerapan teknologi Solar Water Treatment.
Dulu, warga di wilayah ini harus menampung air hujan atau mengambil dari sungai yang keruh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat musim kemarau datang, persoalan air menjadi krisis tahunan yang sulit dihindari.
Baca Juga: Jamkrindo Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp1,18 triliun Hingga Kuartal III
Kini, berkat inovasi berbasis energi surya dari Pertamina Drilling, air bersih mengalir di tengah permukiman, menghadirkan kenyamanan dan harapan baru bagi masyarakat.
Program ini sejalan dengan tiga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), yaitu tujuan ke-6 (air bersih dan sanitasi layak), tujuan ke-7 (energi bersih dan terjangkau), serta tujuan ke-8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi).
Teknologi ini tidak hanya menyediakan air siap konsumsi, tetapi juga ramah lingkungan dan efisien karena seluruh proses pengolahan air memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi utama.
Baca Juga: Kuartal III-2025, Laba Bersih PT Timah Tbk Melesat Dua Kali Lipat dari Semester I 2025
Berdasarkan hasil Pemetaan Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sorong tahun 2024, perusahaan mengambil langkah nyata dengan menghadirkan teknologi pengolahan air berbasis tenaga surya, sebuah inovasi yang ramah lingkungan dan mandiri energi.
Air Bersih untuk Kehidupan yang Lebih Layak
Program bantuan ini menjadi oase bagi sekitar 10 kepala keluarga di Kampung Posa.
Baca Juga: Romansa Klasik di Tengah Sejarah, Wujudkan Pernikahan Impian di Lawang Sewu
Sistem solar water treatment yang dibangun mampu mengolah air dari Sungai Klasafet menjadi air layak pakai, yang bisa digunakan untuk kebutuhan harian warga tanpa harus bergantung pada listrik atau bahan bakar genset.
“Bantuan akses air bersih berbasis solar water treatment dari Pertamina Drilling ini sangat bermanfaat untuk warga Kampung Posa. Ada sekitar 10 KK yang terbantu dengan bantuan ini. Ke depannya, kami akan kembangkan lagi untuk budidaya ikan air tawar dan pertanian hidroponik,” ujar Oktofianus Kolin, Kepala Distrik Klamono, saat meninjau lokasi bantuan.
Melalui program ini, setidaknya 10 KK di Kampung Posa kini bisa menikmati akses air bersih secara lebih mudah, efisien, dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Setahun Proyek IDESS, Pertamina Drilling-PHR Catat Capaian Strategis untuk Energi Nasional
IDTC Pertamina Drilling: Pusat Lahirnya Tenaga Ahli Pengeboran Bertaraf Global dari Indramayu
Mendunia Bersama Inovasi, Pertamina Drilling Tampil di NAPEC 2025
Pertamina Drilling Gelar Tes Urin Mendadak, Seluruh Pekerja Negatif Narkoba
Dirut Pertamina Drilling Jadi Dosen Tamu di UGM, Dorong Peran Generasi Muda Hadapi Transisi Energi