Hingga Oktober 2025, Bank Mandiri Kucurkan Rp38,11 Triliun untuk Sektor Produktif

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 13 November 2025 | 21:45 WIB
Bank Mandiri terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar terus berkembang dan mandiri.
Bank Mandiri terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar terus berkembang dan mandiri.

Kabar BUMN - Bank Mandiri memperkuat komitmennya mendukung sektor produktif dan ekonomi kerakyatan berkelanjutan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hingga Oktober 2025, bank bersandi saham BMRI ini telah menyalurkan KUR senilai Rp38,11 triliun kepada 329.012 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat, perluasan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga: Bank Mandiri Gelar Livin’ Fest 2025 di Palembang, Majukan Negeri Lewat Sinergi UMKM dan Industri Kreatif

Kualitas kredit KUR Bank Mandiri pun tetap terjaga dengan tingkat non-performing loan di bawah 1 persen.

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, realisasi tersebut setara 92,96 persen dari target KUR Bank Mandiri di 2025 sebesar Rp 41 triliun.

Menurutnya, penyaluran ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.

Baca Juga: Ciptakan Lingkungan Kerja Bahagia, PLN Diganjar Sertifikasi Great Place to Work 2025

“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan,” ujar Bayu keterangan resminya, Kamis(13/11).

Lanjutnya, penyaluran KUR hingga Oktober 2025 ini didominasi oleh sektor produksi sebesar 61,47 persen atau senilai Rp 23,43 triliun.

Dari jumlah tersebut, sektor pertanian sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional mencapai Rp 11,93 triliun atau 31,31 persen, sektor jasa produksi menyerap 21,34 persen senilai Rp 8,13 triliun, sektor industri pengolahan 7,41 persen atau Rp 2,82 triliun, dan sektor perikanan 1,37 persen atau Rp 523 miliar.

Baca Juga: Hangat dan Estetik, Piknik Nusantara di TMII Bawa Nuansa Betawi Klasik ke Tengah Kota

Sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Oktober 2025, total akumulasi penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp 300,52 triliun kepada 3,56 juta debitur di seluruh Indonesia.

Kredit berbunga rendah ini telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar mereka.

Dalam mempercepat serta menjaga kualitas penyaluran KUR, Bank Mandiri juga mengimplementasikan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem dari nasabah turunan wholesale yang berorientasi pada penguatan sektor produksi unggulan di berbagai wilayah.

Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan di Bisnis Indonesia Logistics Awards 2025, Tegaskan Kepemimpinan di Sektor Infrastruktur Logistik Nasional

Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.

Selain itu, Bank Mandiri konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM.

Program ini turut dibarengi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini